Kepala Kemenag Mempawah Imbau Penyuluh Agama Tebarkan Pesan-pesan Agama yang Menyejukkan
Penyuluh Agama merupakan ujung tombak dari Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peran penyuluh agama sangat strategis karena
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Kemenag Mempawah Mi'rad menghadiri kegiatan silaturrahmi bulanan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam Kabupaten Mempawah di Gedung BKMT Segedong.
Tema yang diusung dalam kegiatan itu adalah Meneguhkan Peran Strategis Penyuluh Agama Islam dalam Pembinaan Umat.
Dalam kesempatan tersebut, Mi'rad yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkayang itu menceritakan bahwa dirinya dulu pernah menjadi penyuluh ketika mengenyam pendidikan sarjana di Surakarta.
Penyuluh Agama merupakan ujung tombak dari Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peran penyuluh agama sangat strategis karena berkontribusi langsung ke tingkat desa dan dusun.
• Tiga Hari Pelaksanaan Tes SKD CPNS di Mempawah, 28 Peserta Dinyatakan Gugur Lantaran Tidak Hadir
"Penyuluh agama saya minta untuk menyampaikan moderasi beragama di tengah masyarakat. Jangan ekstrim kanan dan ekstrim kiri. Jangan mudah mengkafirkan orang. Kita harus menyampaikan pesan-pesan agama yang menyejukkan. Islam adalah agama yang rahmatan lil'alamin. Rahmat bagi alam semesta," tegas Mi'rad, Jumat 17 September 2021.
Masih dikesempatan yang sama, mantan Kepala Kemenag Bengkayang itu mengimbau para penyuluh agama untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dan selalu bersinergi dengan perangkat desa.
"Kita harus menjadi teladan di tengah masyarakat. Terapkan protokol kesehatan dengan 5M + 1 D (doa). Ikuti program pemerintah dengan mengikuti vaksinasi. Bersinergi dengan perangkat desa, pengurus masjid, tokoh agama dan tokoh masyarakat," tutupnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Mempawah)