Pola Hidup Sehat

KENALI Gejala KANKER Nasofaring, Sering Menyerang Kepala dan Leher

Di antara jenis kanker yang menyerang kepala dan leher, kanker nasofaring merupakan salah satu yang paling sering terjadi.

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Gejala KANKER Nasofaring. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kanker nasofaring adalah kanker yang menyerang jaringan di nasofaring.

Kanker ini umumnya tumbuh sebagai kanker ganas.

Di antara jenis kanker yang menyerang kepala dan leher, kanker nasofaring merupakan salah satu yang paling sering terjadi.

Kanker nasofaring jarang menimbulkan gejala awal.

Namun secara umum, kanker nasofaring menyebabkan mimisan, sumbatan hidung, keluarnya cairan dari hidung, nyeri wajah, sakit kepala, gangguan penglihatan, wajah mati rasa, benjolan di leher, gangguan pendengaran konduktif, telinga berdenging, dan penurunan berat badan.

Kanker nasofaring lebih sering terjadi pada laki-laki, orang berusia 60-69 tahun, dan orang Asia. Kasus kanker nasofaring banyak ditemukan di Cina Selatan, Asia Tenggara, Afrika Utara, dan Alaska Eskimo di Hong Kong (dekat Cina selatan).

WASPADAI Pemicu Kanker Paru-paru, Siapa yang Berisiko Besar Terkena Penyakit Kanker Paru-Paru?

Faktor lain yang meningkatkan risiko kanker nasofaring adalah jarang mengonsumsi makanan yang mengandung serat dan karoten, kebiasaan merokok, sering minum alkohol, dan sering mengonsumsi makanan yang mengandung nitrosamine.

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, nasofaringoskopi, hingga biopsi.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, akan diketahui kondisi tubuh dan separah apa kanker yang menyerang.

Dilansir dari halodoc.com, jika dilihat dari tingkat keparahannya, kanker nasofaring dibagi ke dalam 4 stadium, yaitu:

  • Stadium 0

Ini merupakan tahap awal.

Stadium 0 dalam karsinoma nasofaring disebut juga dengan istilah kanker in situ.

Gejalanya adalah muncul sel abnormal yang dapat menjadi kanker, serta berpotensi menyebar ke jaringan lain di sekitarnya.

  • Stadium I

Memasuki stadium I, sel abnormal di nasofaring sudah mulai berubah menjadi kanker.

Bahkan, bisa jadi sudah menyebar ke jaringan lain di dekatnya, misalnya orofaring, yaitu bagian tenggorokan yang terletak di balik rongga mulut.

  • Stadium II
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved