Curah Hujan Tinggi, BPBD Sintang Imbau Warga Waspada Potensi Banjir

Intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang, menyebabkan sungai kapuas dan melawi meluap. Akibatnya, beberapa

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Plh BPBD Kabupaten Sintang, Yustinus, melakukan monitoring ke sejumlah titik rawan banjir terhadap rumah warga yang berada di bantaran sungai. Diperkirakan, debit air masih akan naik mengingat BMKG memprediksi curah hujan masih akan tinggi dalam beberapa hari kedepan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang, menyebabkan sungai kapuas dan melawi meluap. Akibatnya, beberapa ruas jalan maupun sejumlah rumah warga mulai tergenang air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, sudah melakukan monitoring ke sejumlah titik rawan banjir terhadap rumah warga yang berada di bantaran sungai. Diperkirakan, debit air masih akan naik mengingat BMKG memprediksi curah hujan masih akan tinggi dalam beberapa hari kedepan.

"Kita melihat air dalam beberapa hari terkahir memang sudah mulai naik dan curah hujan berdasarkan BMKG, minggu pertama sampai ketiga bulan September di atas rata-rata. Dan kita lihat air mulai naik dan sudah ada laporan dari masyarakat di tertung dan munggu bantok ini sudah mulai ada naik," kata Plh BPBD Kabupaten Sintang, Yustinus, Kamis 16 September 2021.

1.606 Remaja Sudah Divaksin di Kabupaten Sintang, Pekan Depan Diskes Sampling Swab Antigen Pelajar

BPBD kata Yustinus masih melakukan monitoring ke lapangan mengenai debit sungai dan dampak bagi masyarakat. Apabila banjir berdampak luas di masyarakat, maka Pemda akan segera menyalurkan bantuan.

"Kita lihat nanti dampaknya apakah air sekadar lewat atau mungkin bertahan. Tentu kita akan memantau dampaknya, saya lihat ini masih belum. Kita lihat dulu dampaknya kalau masyarakat kesulitan ekonomi tentu kita akan bantu, memberikan perhatian dari pemerintah pada masyarakat. Saat ini, status masih siaga darurat. Kita imbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati," jelas Yustinus. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved