APA Saja Reaksi Vaksin Covid-19? Berikut Cara Penanganannya

Namun, sebagian masyarakat khawatir untuk menerima vaksin karena takut akan reaksi vaksin covid yang mungkin ditimbulkan.

Tayang:
ROB ENGELAAR / ANP / AFP
Sebuah gambar yang diambil pada 12 April 2021 menunjukkan botol vaksin Johnson & Johnson Janssen Covid-19 saat dosis pertama yang berasal dari kota Leiden di Belanda disimpan di pusat distribusi Movianto di Oss. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Vaksin covid-19 tetap berjalan hingga saat ini.

Baik di seluruh Indoensia, syarat vaksin banyak digunakan untuk keperluan umum.

Namun, sebagian masyarakat khawatir untuk menerima vaksin karena takut akan reaksi vaksin covid yang mungkin ditimbulkan.

Reaksi vaksin covid disebut juga dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

KIPI adalah hal yang normal. Ini menunjukkan bahwa tubuh memberi reaksi dan sedang membentuk antibodi.

Hanya Masyarakat Sudah Vaksin Covid-19 Boleh Masuk Supermarket dan Hypermarket Mulai Hari Ini

Sebagian orang mungkin hanya merasakan KIPI ringan. Sedangkan sebagian lainnya mungkin merasakan KIPI yang lebih berat sehingga mengganggu aktivitas.

Perbedaan reaksi ini tergantung dari imun tubuh seseorang, serta apakah sedang dalam kondisi yang prima ketika menerima vaksin.

Untuk bisa mengantisipasi reaksi yang mungkin timbul, Anda perlu memahami macam-macam KIPI tersebut.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut reaksi vaksin covid yang mungkin terjadi.

Kenapa Sertifikat Vaksin Tidak Keluar di Aplikasi Pedulilindungi & Pedulilindungi.id ? Solusinya ?

Pada lengan yang disuntik

Pada lengan yang disuntik, Anda akan merasa nyeri, pegal, bengkak, dan kemerahan. Namun, tidak perlu khawatir. Efek ini akan hilang dalam beberapa hari.

Untuk meredakan nyeri dan rasa tidak nyaman yang Anda rasakan, Anda bisa mengompres dingin lengan yang disuntik. Selain itu, gerakan tangan Anda untuk mengurangi rasa pegal.

Demam

Demam yang muncul sebagai KIPI biasanya hanya demam ringan. Untuk meredakan demam yang Anda rasakan, minumlah banyak cairan. Selain itu, gunakan pakaian yang tipis agar panas tidak terperangkap di tubuh Anda.

Biasanya demam disertai dengan rasa lelah, menggigil dan nyeri otot. Beberapa juga merasakan sakit kepala. Anda juga boleh meminum obat penurun demam, seperti parasetamol.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved