Pola Hidup Sehat
KEMBAR Fraternal Terjadi Jika? Apa Itu Kembar Fraternal & Ini Cara Punya Anak Kembar Alami?
Kembar atau anak kembar adalah dua atau lebih individu yang membagi uterus yang sama dan biasanya, tetapi tidak selalu, dilahirkan dalam hari yang...
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kembar atau anak kembar adalah dua atau lebih individu yang membagi uterus yang sama dan biasanya, tetapi tidak selalu, dilahirkan dalam hari yang sama.
Pada manusia, ibu dengan kandungan yang membawa bayi kembar dengan demikian akan mengalami persalinan berganda dan biasanya masa mengandung yang lebih singkat (34 sampai 36 minggu) daripada kehamilan bayi tunggal.
Karena kelahiran prematur biasanya memiliki konsekuensi kesehatan kepada bayi, kelahiran kembar sering kali ditangani secara khusus yang agak berbeda daripada kelahiran biasa.
Proses terjadinya bayi kembar bisa dimulai dari pembuahan pada satu atau dua sel telur yang berbeda.
Jika pembuahan terjadi pada satu sel telur, maka akan terjadi kembar identik, sementara dua sel telur yang berbeda akan menghasilkan kembar non-identik.
Kasus kembar tidak identik lebih banyak terjadi dibandingkan kembar identik.
• KELENJAR Cowper Berfungsi? Kenali Gejala Penyakit yang Menyerang Kelenjar Cowper
Kembar tidak identik terjadi saat dua sel telur dibuahi oleh dua sel sperma.
Pasangan kembar fraternal tidak memiliki gen yang sama, sehingga terlahir dengan jenis kelamin yang berbeda (perempuan dan laki-laki) serta wajah yang berbeda pula.
Di dalam rahim, kembar tidak identik juga memiliki plasenta masing-masing.
Pada masa kehamilan, tidak menutup kemungkinan Anda dan pasangan akan mendapatkan anak kembar di dalam kandungan.
Dari sebagian jenis anak kembar, salah satunya adalah kembar fraternal atau tidak identik.
Dikutip dari Pregnancy, Birth, & Baby kembar fraternal atau tidak identik terbentuk dari pembuahan dua telur oleh dua sperma yang berbeda.
Maka dari itu, kedua janin di dalam kandungan pun mempunyai plasenta, selaput dalam, serta selaput luar yang berbeda pula.
Dilansir dari hellosehat.com, berikut penjelasan serta fakta lainnya yang perlu Anda ketahui mengenai kembar tidak identik, seperti:
- Tumbuh dari sel telur dan sperma yang berbeda
Anak kembar fraternal atau kembar tidak identik ini berbeda dengan anak kembar identik.
Hal ini karena kembar identik prosesnya berasal dari sel telur dan sperma yang sama (disebut monozigotik).
Sementara kembar fraternal berasal dari sel telur dan sperma berbeda yang disebut sebagai kondisi dizigotik.
Umumnya, pada saat masa subur atau ovulasi, wanita mengeluarkan satu sel telur.
Entah itu dari indung telur (ovarium) sebelah kiri atau kanan saja.
Akan tetapi, pada wanita hamil yang memiliki anak kembar tidak identik atau fraternal, sel telur yang dilepaskan bukan hanya satu tetapi ada beberapa.
Maka, saat sperma masuk, sperma yang berbeda berenang ke sel-sel telur ini. Masing-masing sel telur akhirnya mengalami pembuahan di waktu yang berdekatan.
• PENYAKIT Pada Sistem Reproduksi yang Dapat Mengakibatkan Menurunnya Kekebalan Tubuh
- Berasal dari zigot yang berbeda
Kembar fraternal atau tidak identik terjadi dari proses pembuah sel telur dan sperma yang berbeda.
Maka dari itu, mereka tumbuh dan berkembang dari zigot yang berbeda pula.
Hal ini membuat ibu yang memiliki anak kembar fraternal mengandung dua sel zigot di dalam rahim.
Perlu diketahui bahwa zigot adalah sel hasil dari bersatunya sperma dan ovum yang akan menjadi cikal bakal janin di dalam rahim.
Berasal dari zigor yang berbeda, maka anak kembar tidak identik pun akan memiliki kondisi fisik yang berbeda pula nantinya.
- Jenis kelaminnya bisa berbeda
Kembar fraternal atau tidak identik bisa memiliki jenis kelamin yang sama atau justru berbeda.
Kembar beda kelamin sangat mungkin terjadi pada kembar fraternal karena pembuahan berasal dari sel telur dan sperma yang berbeda.
Dapat dikatakan bahwa kembar tidak identik bisa sama-sama perempuan, sama-sama laki-laki, maupun laki-laki dan perempuan.
Jenis kelamin ini dipengaruhi dari kromosom yang dibawa oleh sperma. Sperma bisa membawa kromosom X atau pun Y, sedangkan wanita hanya membawa satu jenis yakni X.
Pada kasus kembar fraternal, ketika sel telur yang satu dibuahi oleh sperma yang membawa kromosom Y, maka akan terbentuk calon anak laki-laki.
Lain halnya ketika sperma membuahi sel telur satunya dengan membawa kromosom X maka akan terbentuk bakal anak perempuan.
Maka dari itu, anak kembar fraternal bisa memiliki jenis kelamin yang berbeda, tidak seperti anak yang kembar identik.
- Perbedaan fisik dan sifat
Seperti kakak adik pada umumnya, anak kembar tidak identik atau fraternal juga memiliki penampilan fisik yang terlihat sangat berbeda.
Hal ini terlihat dari warna mata, jenis rambut, bentuk wajah, hingga tinggi badan yang berbeda.
Selain itu, sifat yang berbeda juga bisa dialami oleh kembar identik maupun tidak identik.
Meski kembar, kemungkinan persamaan sifatnya mungkin hanya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.
Sebaliknya, tidak menutup kemungkinan pula pada anak kembar tidak identik yang memiliki banyak kesamaan sifat walaupun fisiknya berbeda.
• JENIS Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Dari yang Ringan Hingga Serius Butuh Perawatan
Maka dari itu, sifat dari anak kembar pun juga tidak bisa diprediksi karena faktor lingkungan dan pengalamannya pun akan ikut berpengaruh.
- Kesempatan memiliki anak kembar fraternal bersifat genetik
Kemungkinan paling besar mengalami kehamilan kembar adalah karena adanya faktor keturunan.
Namun, tahukah Anda jika kembar fraternal atau tidak identik juga bisa terjadi karena faktor keturunan dalam keluarga?
Sudah diketahui apabila kembar fraternal terjadi karena pembuahan dua buah sel telur dalam waktu bersamaan.
Hal ini juga bisa terjadi karena wanita mengalami hiperovulasi atau mengeluarkan beberapa sel telur dalam setiap siklus.
Nah, hiperovulasi ini bersifat genetik atau menurun. Wanita yang memiliki gen dengan kondisi ini bisa menurunkannya kembali pada anak perempuannya.
- Memiliki dua plasenta yang berbeda
Pada umumnya, anak kembar di dalam rahim seperti kembar identik hidup dengan plasenta yang sama di dalam kandungan.
Lain halnya dengan anak kembar fraternal di dalam rahim karea mereka mempunyai plasenta masing-masing yang disebut sebagai dichorionic.
Plasenta adalah organ yang berfungsi menyalurkan oksigen dan zat gizi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.
Organ ini juga menjadi penghalang agar kuman atau zat asing dari ibu masuk ke dalam tubuh bayi.
Perlu diketahui karena kembar fraternal memiliki plasenta yang berbeda, maka kehamilan ini tidak rentan mengalami risiko yang sering terjadi pada anak kembar identik.
Sebagai contoh, janin saling berebut makanan dan akhirnya asupan nutrisi menjadi tidak merata.
Hal lainnya yang bisa terjadi adalah kemungkinan tali pusat mudah kusut sehingga dapat mengganggu perkembangan janin.
- Janin terbentuk dalam waktu yang berbeda
Sudah di jelaskan di atas bahwa pada proses terjadinya anak kembar fraternal atau tidak identik, sel telur yang dilepaskan saat ovulasi lebih dari satu.
Maka dari itu, tidak menutup kemungkinan zigot terbentuk dalam waktu yang berbeda.
Sebagai contoh, satu sel telur dibuahi oleh sperma setelah berhubungan seksual hari ini. Lalu, sel telur lainnya dibuahi saat hubungan seksual berikutnya.
Hal ini pula yang membuat kehamilan anak kembar fraternal bisa memiliki usia kandungan yang beda beberapa hari. Fenomena ini dikenal sebagai superfetation.
• DERETAN Manfaat Buah Kecapi, Mampu Menurunkan Kolestrol Hingga Sembuhkan Demam
Faktor Pendukung Anak Kembar
Sekitar 1 dari 250 wanita berpeluang memiliki anak kembar.
Dilansir dari alodokter.com, ada beberapa faktor yang membuat Anda bisa hamil anak kembar, di antaranya:
1. Usia ibu hamil
Ibu hamil yang berusia 35-40 tahun memiliki kadar hormon estrogen lebih tinggi dibandingkan wanita yang lebih muda.
Hal ini membuat indung telur dapat menghasilkan lebih dari satu sel telur selama ovulasi.
Jika ada dua sel telur yang dibuahi, maka peluang mengandung anak kembar tidak identik pun semakin tinggi.
2. Keturunan
Ibu hamil yang memiliki saudara kembar fraternal atau riwayat keluarga kembar fraternal, berpeluang mengandung anak kembar tidak identik.
Sementara itu, anak kembar identik tidak diturunkan dalam keluarga.
Bahkan, hingga saat ini, para ahli masih belum mengetahui secara pasti bagaimana kembar identik bisa terjadi.
3. Jumlah kehamilan sebelumnya
Beberapa riset menunjukkan bahwa wanita yang pernah hamil sebelumnya, berpeluang memiliki anak kembar.
Namun, hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan korelasi antara jumlah kehamilan sebelumnya dan kelahiran bayi kembar.
4. Bantuan teknologi reproduksi
Prosedur bayi tabung atau fertilisasi in vitro (IVF) termasuk ke dalam teknologi reproduksi berbantuan (TRB).
Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikkan satu atau lebih embrio ke dalam rahim, sehingga dapat meningkatkan peluang hamil anak kembar.
5. Bentuk tubuh ibu hamil
Kembar tidak identik lebih umum dialami oleh ibu hamil yang memiliki postur tubuh tinggi besar dibandingkan yang berbadan kecil.
Sejauh ini, belum diketahui dengan jelas kaitan antara tinggi badan ibu hamil dengan peluang hamil kembar.
Namun, asupan nutrisi ibu hamil diduga dapat meningkatkan peluang kehamilan kembar.
Peluang untuk Hamil Anak Kembar
Kehamilan anak kembar memang cenderung genetik.
Kecenderungan genetik untuk memiliki anak kembar hanya berlaku untuk ibu.
Dilansir dari halodoc.com, selain faktor internal, ada pemicu eksternal yang dapat meningkatkan peluang hamil anak kembar.
Apa sajakah itu?
1. Hamil di Usia Lebih Tua
Sebelum seorang wanita memasuki masa perimenopause, ovariumnya melepaskan lebih dari satu sel telur setiap bulan.
“Lonjakan kesuburan” ini juga dipengaruhi oleh lonjakan estrogen.
Penelitian mengenai kesuburan telah membuktikan bahwa kehamilan kembar jauh lebih sering terjadi pada wanita yang hamil di atas 35 tahun.
Tetapi ini hanya berlaku untuk kembar non-identik.
2. Dapatkan Bantuan Kesuburan
Kamu bisa mendapatkan bantuan kesuburan untuk mendapatkan kehamilan anak kembar, seperti fertilisasi in vitro atau minum obat kesuburan.
Metode ini dapat merangsang ovarium untuk mendukung lebih dari satu folikel ovarium setiap bulan menuju kematangan.
Hasilnya adalah lebih dari satu telur dilepaskan.
3. Pernah Hamil Sebelumnya
Wanita yang sebelumnya memiliki satu atau dua bayi memiliki peluang lebih tinggi untuk hamil dengan anak kembar.
4. Punya Keluarga dalam Jumlah Besar
Teori ini didasarkan pada matematika murni; semakin sering hamil semakin besar kemungkinan hamil kembar.
5. Hamil saat Sedang Minum Pil KB
Terkadang ada saja peluang lebih tinggi wanita hamil dengan anak kembar saat menggunakan kontrasepsi oral.
Cobalah untuk langsung hamil setelah berhenti minum pil KB.
Teorinya adalah bahwa untuk beberapa siklus pertama, tubuh wanita mengalami fase penyesuaian hormonal.
6. Konsumsi Suplemen Asam Folat sebelum Kehamilan
Rekomendasi umum bagi wanita yang berencana untuk hamil adalah mulai mengonsumsi suplemen asam folat satu bulan sebelum pembuahan.
7. Konsumsi Makanan Tinggi Seng
Tiram mengandung seng tinggi yang membantu produksi sperma.
Semakin sehat dan lebih banyak sperma, semakin besar kemungkinan untuk bisa membuahi satu atau dua sel telur.
Sayuran berdaun hijau, sereal, roti, biji-bijian dan gandum merupakan sumber seng yang sangat baik.
8. Makan Lebih Banyak Ubi atau Ubi Jalar
Disebutkan bahwa lebih banyak wanita hamil dengan anak kembar yang tinggal di daerah di mana ubi merupakan komponen utama makanannya.
Disinyalir ada kandungan tertentu pada ubi jalar yang terbentuk secara alami membantu mendukung fungsi ovarium.
9. Menyusui Bayi Lebih Lama
Wanita yang memproduksi prolaktin dan menyusui lebih lama memiliki kemungkinan besar untuk hamil dengan anak kembar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kembar-fraternal-terjadi-jika-apa-itu-kembar-fraternal-ini-cara-punya-anak-kembar-alami.jpg)