Breaking News:

CPNS Kalbar

Bupati Kapuas Hulu Tinjau Proses SKD PPPK Guru

Sedangkan jumlah peserta yang akan melaksanakan tes SKD di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu sebanyak 1.629 orang atau peserta.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama Seleksi Kompetensi Dasar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi Guru, di Sekolah SMKN 1 Putussibau, Senin 13 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meninjau langsung
pelaksanaan hari pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi Guru, di Sekolah SMKN 1 Putussibau, Senin 13 September 2021.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kapuas Hulu memantau proses dari awal peserta memasuki lokasi, registrasi sampai peserta berada diruang ujian.

"Jadi maksud dari kunjungan kami ini ialah untuk memastikan pelaksanaan seleksi, dan prokes Covid-19 tetap berjalan dengan lancar," ujarnya.

Dijelaskan Bupati, setiap warga negara Indonesia berhak mengikuti seleksi ASN maupun PPPK Guru maupun non guru.

Hampir Dua Bulan Penerbangan Pesawat ke Putussibau Ditunda

"Pastinya memiliki kesempatan yang sama, untuk berkontribusi pada negeri, asalkan bisa mengikuti seluruh tahapannya, dan lolos pada aturan yang sudah dibuat dari kementerian," ucapnya.

Kementerian PAN-RB telah menetapkan nilai ambang batas seleksi kompetensi PPPK Guru maupun non Guru serta ASN. "Penetapan tersebut ditetapkan melalui keputusan MENPANRB nomor 1127 dan 1128 tahun 2021 tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi pengadaan PPPK untuk jabatan fungsional guru pada instansi daerah tahun 2021," ujarnya.

Fransiskus Diaan menuturkan, kalau pemerintah tidak pernah bekerja sama dengan siapapun apalagi memberikan bocoran soal dalam pembelajaran. "Terus belajar, terus berlatih, dan terus berdoa. Semangat ya," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menyatakan, bahwa untuk mengikuti seleksi kompetensi tahap 1 dilaksanakan ada di dua lokasi.

"Ada 2 lokasi tempat pelaksanaannya pertama ada di SMKN 1 Putussibau disediakan 120 unit komputer didalam satu ruangan terdapat 40 peserta, dan sedangkan lokasi kedua berada di SMAN 1 Putussibau di untuk 40 unit komputer," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Putussibau, Marcieny menambahkan, bahwa jaringan internet untuk sementara bagus, cuman masih ada kendala seperti kurangnya daya listrik, sehingga tadi pagi ada penundaan pelaksanaan test dalam waktu beberapa menit

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved