Bocah 6 Tahun di Pontianak Diduga Korban KDRT, Diselamkan ke Air Hingga Digantung Terbalik

Anak saya cerita, dia sering di pukul, pernah di suruh makan cabe, pernah juga kepalnya di benamkan kedalam air, lalu di gantung terbalik

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
Ilustrasi
KDRT 

''Saya harap mereka dapat di hukum sesuai hukum yang ada, jangankanlah kita manusia, binatang saja dengan anak sayang,'' ujarnya.

Selain itu, saat ini dirinya sedang berusaha mencari keberadaan anak pertama dan keduanya, dari informasi yang ia dapat, anak pertamanya berada di pesantren yang entah dimana.

Dan anak kedua berada di daerah Sulawesi bersama orang lain yang bukan tetangga.

Ia berharap kedua anaknya yang lain dalam kondisi baik - baik saja dan tidak mengalami hal yang sama seperti sang putra bungsu.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii menyampaikan, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi untuk kasus ini dan belum menetapkan tersangka.

Atas laporan dugaan KDRT, dikatakan Rully, ibu kandung dan ayah tiri dari korban tidak mengaku telah melakukan KDRT terhadap putranya.

''Kita sudah memeriksa ibu dan ayah tiri dari si anak, tetapi tidak mengaku, kemudian kami sudah memeriksa anak itu, keterangannya masih berubah - ubah, dan kita sudah menyurati psikiater untuk melakukan pendampingan terhadap anak ini,,''ujar Rully.

Selain itu, Rully mengatakan saat ini pihaknya pun sedang memeriksa pembantu rumah tangga dari rumah tersebut, yang ternyata pihaknya temui di kabupaten Sambas.

''Untuk saksi yaitu pembantu dari rumah ini, kita baru mendapat dia di Sambas, jadi semalam baru kita periksa dan hari ini kita lanjutkan,'' Kata Rully.

Wakil Ketua KPPAD Kalimantan Barat Sulasti mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan atas dugaan kasus KDRT ini, dan melakukan pendampingan atas kasus ini.

''untuk si anak, kami lakukan untuk pemeriksaan kesehatan, dan akan kami periksa psikisnya terhadap anak tersebut, karena dari informasi yang kami terima si anak ini masih dalam kondisi trauma,'' ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved