Pola Hidup Sehat

PENYAKIT OAT Pengaruhi Kesuburan Pria, Apa Itu Penyakit OAT?

Dalam jangka panjang, dan obat yang diminum sepertinya tidak cukup hanya 3 bulan.

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
YOUTUBE
Penyakit OAT 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Oligoasthenoteratozoospermia (OAT) adalah kondisi dimana sperma yang dihasilkan sedikit dan kualitasnya tidak begitu bagus.

Kondisi ini merupakan gabungan dari 3 kondisi sperma :

  • Oligozoospermia : jumlah sperma sehat sangat rendah dari normal
  • Asthenozoospermia : Sperma yang malas bergerak, motilitas sperma <40%
  • Terartozoospermia : Kerusakan pada kepala maupun ekor sperma sehingga tidak mampu membuahi sel telur.

MANFAAT Buah Nipah atau Kiwel untuk Kesehatan, Mencegah Banyak Penyakit

Dilansir dari klik dokter.com, penyakit ini dapat timbul karena berbagai hal, antara lain :

  • Genetik
  • Lifestyle buruk : merokok, minum alkohol, makanan tidak sehat
  • Infeksi di saluran reproduksi pria
  • Hormon pria yang tidak seimbang
  • Varicocele (bengkak pada scrotum)
  • Obat-obatan (steroid, obat hipertensi)

Umumnya jika mempunyai faktor penyebab yang dapat di obati seperti infeksi dan varicocele, keadaan ini dapat berangsur membaik ketika keadaan tersebut telah ditangani.

Namun jika karena hal lain, hanya dapat mencoba menggunakan vitamin dan suplemen penyubur pria seperti yang telah Anda sebutkan tadi.

Penyembuhan keadaan ini memerlukan komitmen khusus karena terapi OAT ini tidak hanya dalam jangka pendek.

Dalam jangka panjang, dan obat yang diminum sepertinya tidak cukup hanya 3 bulan.

PENYEBAB Penyakit Tuberkolosis, Siapa Saja Orang Berisiko Mudah Tertular TBC?

Ciri – ciri Penyakit OAT

Gejala umum dari oligospermia (jumlah sperma sedikit) adalah:

  • Masalah fungsi seksual misalnya, dorongan seks rendah atau kesulitan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi)
  • Nyeri, bengkak, atau benjolan pada area testis
  • Berkurangnya rambut wajah atau tubuh, tanda-tanda lainnya yang menandakan adanya kelainan kromosom atau hormon.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas atau bahkan Anda tidak memiliki gejala yang khas saat sperma ternyata rendah.

Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

INilah Deretan Binatang Bawa Penyakit yang Harus Diwaspadai, Bisa Berakibat Fatal !

Pengobatan Penyakit OAT

Beberapa pengobatan oligospermia yang disarankan yaitu:

  • Operasi.
  • Mengobati infeksi. Antibiotik dapat menyembuhkan infeksi saluran reproduksi, tetapi ini tidak selalu mengembalikan kesuburan.
  • Pengobatan untuk masalah hubungan seksual. Obat-obatan dapat membantu memperbaiki kesuburan dalam kondisi seperti disfungsi ereksi atau ejakulasi prematur.
  • Terapi dan obat hormon. Apabila penyebab oligospermia adalah kadar hormon tertentu yang terlalu tinggi atau rendah, atau masalah tubuh yang berkaitan dengan hormon.
  • Teknologi reproduksi bantuan (ART). Pengobatan ART melibatkan pengambilan sperma melalui ejakulasi normal, kemudian dimasukkan ke dalam saluran kelamin wanita.

Supaya Sperma Sehat

Berikut tips untuk kesehatan sperma:

  • Jangan memakai celana terlampau ketat, testis dapat menjadi overheat dan menurunkan kualitas sperma
  • Jangan terlalu sering berendam di air hangat
  • Jangan terlalu sering memangku laptop, karena panas
  • Jangan memasukkan HP ke dalam saku celana, radiasi yang dipancarkan dapat memanggang sperma
  • Minum banyak air putih, minimal 2 L/hari
  • Minum suplemen kesuburan sesuai anjuran dokter
  • Dapat meminum suplemen vitamin E (sumber alami di kacang almond, kecambah) dan vitamin C (sumber alami di buah jeruk,dll)
  • Berhubungan badan jangan setiap hari, minimal 2 hari sekali. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved