PENJELASAN Anggota Paskibra Garuda yang Tumbang Saat Upacara Penurunan Bendera di Kantor DPRD Kalbar

Sebelumnya untuk Upacara Perayaan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI di tingkat Provinsi Kalbar berlangsung secara terbatas di Kantor DPRD Provinsi Kalbar, Sela

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Upacara penurunan bendera 17 Agustus di tingkat Provinsi Kalbar yang berlangsung di Halaman Kantor DPRD Provinsi Kalbar, Selasa 17 Agustus 2021 

Ia mengaku saat itu bisa terpilih mewakili sekolah maupun Kota Singkawang untuk bertugas menjadi Paskibra tingkat provinsi tentu saja merasa bahagia. Dimana setelah itu bisa mendapatkan posisi sebagai Tim 8 yang bertugas dalam penurunan bendera  yang dipilih dari pelatih.

“Saya bahagia bisa dapat dipercayai menjadi penggerek di pasukan Garuda 2,”ucapnya.

Ia mengakui sebelum tampil telah mengikuti test kesehatan bahkan swab test maupun pemeriksaan kesehatan lainnya.

“Jadi setelah tumbang keadaan saya langsung membaik tidak ada apa-apa. Saya bisa jalan dan duduk normal saja,”jelasnya.

Setelah menyelesaikan tugas tentu ia merasa bangga terhadap dirinya sendiri karena sudah mampu menyelesaikan tugas. Walaupun dengan insiden dirinya tumbang tidak bisa ikut kembali ke posisi barisan semula sampai finish.

Pada perayaatn HUT Ke-76 Kemerdekaan RI bertepatan juga sebagai perayaan hari ulang tahunnya yang jatuh pada 17 Agustus. Dimana Lalu Anggi sendiri lahir ditahun 2004. Tentu tugas yang diembannya menjadi kado terindah di hari ulang tahunnya pada tahun ini.

Sebelumnya, Lalu Anggi telah mengikuti proses karantina. Diakuinya secara pribadi ia merasa sangat bahagia bisa bertemu dengan teman baru dan berlatih sama-sama sejak awal datang, berkenalan hingga penugasan upacara.

“Saya merasa bahagia atas kesempatan yang saya dapat ini selama mengikuti karantina selama 20 hari,”ujarnya.

Rindang Dwi Handayani Pembawa Baki Perdana dari Melawi Saat Upacara HUT RI ke-76 di DPRD Kalbar

Pada masa karantina sendiri para Paskibra ditingkat provinsi menjalani karantina selama 20 hari  di Kapuas Palace dimana dilatih oleh 4 matra pelatih dari TNI AD, TNI AU TNI AL, dan Polri, dan PPNI Kalbar.

“Disitu kami dilatih dari awal hingga akhir. Kami semua merasa bahagia dan senang tidak ada keluhan apapun dan untuk menjaga kesehatan selalu diberikan pengecekan kesehatan oleh Tim Kesehatan.Pola makan juga bergizi dan terjaga semuanya,”ungkapnya.

Untuk waktu latihan sendiri karena pandemi covid-19 dibatasi dan tidak terlalu lama. Biasa dalam satu hari ia mengatakan latihan dimulai dari pagi melakukan pemanasan, lanjut persiapan latihan selanjutnya mulai dari baris berbaris, formasi penggerek bendera hingga selesai. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved