Pola Hidup Sehat

Ini Makanan yang Harus Dihindari Saat Menurunkan Berat Badan Menurut Ahli

Faktanya, sebuah studi di New England Journal of Medicine menemukan, bahwa keripik kentang adalah makanan nomor satu yang paling terkait erat dengan

KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Faktanya, sebuah studi di New England Journal of Medicine menemukan, bahwa keripik kentang adalah makanan nomor satu yang paling terkait erat dengan penambahan berat badan selama periode empat tahun. 

Bagaimana keripik kentang sebabkan kenaikan berat badan?

Lauren Manaker, MS, RDN, LD, pendiri Nutrition Now Counseling dan penulis Fueling Male Fertility mengatakan, bukan hal yang mengherankan jika makanan ringan yang digoreng dapat menyebabkan penambahan berat badan.

"Seperti banyak makanan ringan lainnya, keripik kentang bisa sangat berkalori, terutama jika orang mengonsumsi camilan renyah ini dalam porsi besar," katanya.

Manaker mencatat fakta, bahwa keripik kentang padat kalori bukanlah satu-satunya alasan makanan ringan ini terkait dengan penambahan berat badan. Apalagi, kebanyakan orang cenderung makan lebih dari satu porsi.

"Satu porsi keripik kentang setara dengan satu ons keripik, atau 18 keripik. Sebagai ahli diet terdaftar, saya jarang melihat orang membatasi camilan keripik mereka hanya 18 keripik—apalagi jika mereka memiliki bungkusan keripik kentang berukuran jumbo yang diletakkan di pangkuan mereka,” jelas Manaker.

“Keripik kentang adalah makanan yang mudah dimakan tanpa berpikir, tapi efeknya berkontribusi pada penambahan berat badan,” lanjutnya.

Sehingga, sangat penting untuk menghindari keripik kentang, ketika Anda ingin menurunkan berat badan.

Manaker juga menyebutkan, ada banyak makanan yang bisa menggantikan keripik kentang sebagai camilan.

Jika Anda tak bisa langsung melepaskan diri dari keripik, Manaker menyarankan untuk mengonsumsi keripik kale, keripik buncis, atau keripik wortel.

Namun, jika Anda sangat mencintai kentang, Anda dapat mengganti keripik kentang dengan kentang panggang yang lebih sehat.

“Kentang sebenarnya sumber nutrisi alami yang bisa menjadi bagian diet sehat. Tapi, atur porsi sesuai kebutuhan kalori dan pastikan mengolahnya dengan cara yang sehat.” (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved