Breaking News:

Syarif Amin Puji Langkah Gubernur Kalbar Dalam Penanganan Covid-19

Walaupun diakui oleh Sy Amin sendiri jika penga ggaran itu belum maksimal karena dana terbatas sementara daerah dibangun sangat luas.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Wakil ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat masa jabatan 2019-2024, Syarif Amin Muhammad 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Provinsi, Sy Amin Muhammad menilai langkah Gubernur Kalbar, Sutarmidji dalam penanganan covid 19 dimasa pandemi ini sudah baik.

Hal tersebut dikatakan Politisi NasDem ini pun bukan tanpa alasan, ia mencontohkan satu diantara program dan terobosan dari Gubernur Kalbar yakni PCR akhirnya diikuti oleh provinsi-provinsi yang ada di Indonesia.

"Sebenarnya secara umum Pak Gubernur sudah maksimal untuk mengantispasi penyebaran covid 19, contohnya daerah lain tidak menerapkan PCR, kita sudah jauh-jauh hari menerapkan PCR, dan akhirnya sekarang diikuti daerah lain di Indonesia," katanya, Minggu 1 Agustus 2021 kepada Tribun.

"Cuma memang kesadaran kita semua yang diutamakan, bagaimana pun pemerintah bekerja dan membuat kebijakan, harus mendapat dukungan masyarakat. Contoh saja seperti penerapan 5 M, harus disiplin dan dilaksanakan masyarakat," tambah Amin.

Syarif Amin: Pemerintah Anggarkan Pembangunan Jalan Rasau Jaya hingga Jembatan Desa Korek

Selain daripada itu, menurutnya, intruksi dari Gubernur juga harus linier dijalankan oleh pemerintah di kabupaten kota dalam penanganan covid 19 agar berjalan dengan baik.

Namun demikian, Sy Amin juga menyarankan agar ada evaluasi juga dalam penerapan PPKM yang sudah berjalan.

Seperti mencegah adanya kerumunan, Sy Amin menilai tidak cukup imbauan namun juga perlu adanya pengawasan.

"Penerapan PPKM sekarang kita sudah sesuai dengan pusat, namun jika memang belum maksimal harus ada terobosan baru agar sektor ekonomi tetap berjalan. Contohnya, Satpol PP ditempatkan di tempat-tempat berpotensi keramaian, sehingga meminimalisir adanya kerumunan, baik itu restoran, pasar, ataupun cafe, sehingga masyarakat akan mengikuti, karena biasanya jika tidak ada pengawasan masyarakat tidak taat," tuturnya.

Lebih lanjut mengenai pembangunan infrastruktur Kalbar, legislator dapil Kubu Raya-Mempawah ini menyebut jika sudah dilakukan penganggaran khususnya untuk jalan Provinsi.

Walaupun diakui oleh Sy Amin sendiri jika penga ggaran itu belum maksimal karena dana terbatas sementara daerah dibangun sangat luas.

"Infrastruktur masing-masing kabupate kota sudah kita anggarkan namun tidak maksimal karena anggaran terbatas, namun untuk jalan provinsi sudah ada anggarannya," ujarnya.

"Kedepan memang harus ada inovasi, seperti meminjam ke pusat dengan bunga minimal atau pinjaman lunak agar mempecepat pembangunan, karena jika memaksimalkan PAD dan APBD belum bisa," timpal dia.

Selain daripada itu, ia pun menyebut Gubernur cukup kosern dibidang pertanian, untuk program pupuk dan bibit tidak ada pemotongan untuk penanganan covid, begitu juga program menyentuh masyarakat tidak dipotong.

"Saya berharap 2022 ini program pembangunan infrastruktur seperti direncanakan Pak Gubernur sebesar Rp. 1 T dapat terealisasi, tapi nanti kita lihat postur anggaran, kita harap ada inovasi baru untuk memenuhi program kerja dan janji politik Pak Gubernur," katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved