Asal Usul Nama Bulan Agustus dan Sejarah Kalender Masehi

Oleh karena itu, sebelumnya bulan Agustus sebenarnya bernama bulan Sextilis yang berarti keenam dalam bahasa Latin.

Tayang:
Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NASARUDDIN
Ilustrasi kalender bulan Agustus 2021 

Penanggalan ini sudah digunakan lebih dari 4 abad lamanya.

Kalender masehi atau kalender Gregorian pertama kali dikenalkan pada tahun 1582. 

Kalender Masehi, bersumber dari Encyclopedia Britannica, dibuat berdasarkan sistem penanggalan matahari.

Sistem ini menggunakan hitungan waktu perputaran bumi terhadap matahari. 

Kalender masehi pertama kali digunakan di benua Eropa.

Sebelum kalender ini, kalender Julian terlebih dahulu digunakan. 

Curi Handphone Di Dasbor Motor, Dua Sekawan di Pontianak Diciduk Polisi

Mengutip dari Live Science, astronom Romawi menghitung waktu yang dibutuhkan bumi untuk berputar mengelilingi matahari. 

Dari hasil perhitungan tersebut didapatkan angka 365,25 hari.

Hal ini berpengaruh pada musim yang datang lebih lambat. 

Kaisar Julius Caesar kemudian menambahkan satu hari di bulan Februari setiap 4 tahun sekali.

Penanggalan ini kemudian dinamai dengan kalender Julian.

Setelah lama digunakan, ada kesalahan perhitungan dalam kalender Julian.

Pada tahun 1570an, kalender Julian melenceng dari tanggal matahari sebanyak 10 hari.  

Karenanya sistem penanggalan ini tidak sinkron dengan musim dalam setahun.

Penanggalan ini dikhawatirkan akan membuat hari Paskah terus menjauh dari tanggal seharusnya. 

Kebakaran Ponpes Tahfidzul Quran : Al Quran Hingga Uang untuk Kebutuhan Makan Santri Terbakar

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved