Breaking News:

Kebakaran Ponpes Tahfidzul Quran : Al Quran Hingga Uang untuk Kebutuhan Makan Santri Terbakar

Ada 10 lokal bangunan ponpes yang terbakar. Rinciannya: 2 lokal ruang ustad, 1 ruang guru, satu ruang kelas dan 1 ruang praktek.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Gedung Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an di Desa Dak Jaya, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, terbakar pada Sabtu 31 Juli 2021. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, satu orang santri dilaporkan mengalami luka ringan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Gedung Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an di Desa Dak Jaya, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, terbakar pada Sabtu 31 Juli 2021.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, satu orang santri dilaporkan mengalami luka ringan.

Data dari pihak kepolisian, ada 10 lokal ruangan yang terbakar. Akibatnya, inventaris pesantren seperti laptop, mesin jahit, buku pelajaran hingga sertifikat berharga terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta rupiah.

Musibah kebakaran gedung ponpes Tahfid terjadi pada pukul 08.45 wib. Sumber Api pertama kali terlihat dari lantai 2 dan yang menjadi penyebab terjadinya kebaran, sementara ini di duga berasal dari Korsleting Listrik.

Bangunan Ponpes Tahfidzul Quran di Binjai Hulu Sintang Terbakar, Satu Santri Alami Luka Ringan

Pada pukul 10.00 Wib 2 unit mobil pemadam kebakaran milik Damkar Kab. Sintang telah datang ke TKP untuk membantu pemadaman api dan dibantu Warga dengan menggunakan 5 buah mesin robin.

"Tidak ada korban Jiwa pada kejadian tersebut, hanya ada korban luka bakar pada telapak kaki dengan identitas korban, Egi Putra, pelajar kelas 7," kata Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto kepada Tribun Pontianak.

Ada 10 lokal bangunan ponpes yang terbakar. Rinciannya: 2 lokal ruang ustad, 1 ruang guru, satu ruang kelas dan 1 ruang praktek.

" Kerugian atas kejadian tersebut diperkirakan 500 juta terdiri dari Rp 300 juta, laptop 5 Unit, mesin jahit 8 Unit. Mesin obras 1 Unit. Sertifikat tanah milik pengurus pondok. Al quran dan Buku - Buku pelajaran. Uang tunai 50 juta, uang makan Pondok," ungkap Hariyanto. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved