Breaking News:

PGK Kabupaten Sambas Prihatin Banyak Anak Usia SMP di Sambas Putus Sekolah

Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Sambas, Firman mengaku prihatin terhadap banyaknya anak usia S

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Sambas, Firman 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Sambas, Firman mengaku prihatin terhadap banyaknya anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang putus sekolah.

Kata Firman, seharunya anak-anak usia SMP itu adalah usia produktif untuk belajar. Dan tidak semestinya putus sekolah, karena pendidikan SMP pada dasarnya gratis.

"Pertama kita sangat prihatin dengan persoalan ini, walau bagaimanapun ini adalah anak-anak generasi penerus bangsa," ujarnya, Kamis 29 Juli 2021.

"Selanjutnya kita juga ingin tahu apa penyebab sebenarnya, apakah karena biaya? Atau karena lainnya, karena seperti kita tahu SMP ini kalau tidak salah dibiayai dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) jadi tidak ada alasan sampai putus sekolah," sambung Firman.

Wakil Bupati Sambas Minta Satgas COVID-19 Perhatikan Siswa Terdampak Pandemi

Karenanya Firman melihat ada faktor eksternal mengapa sampai anak-anak itu putus sekolah. Selain dari persoalan biaya sekolah.

"Kalau dari biaya sekolah saya rasa tidak ada masalah karena gratis. Tapi karena belajar daring mungkin ada yang bosan juga lalu berhenti sekolah, atau mungkin juga karena tidak mampu membeli kuota atau tidak memiliki fasilitas pendukung sehingga tidak bisa belajar," ungkapnya.

Karenanya, dia berharap agar ada solusi yang baik bisa di ambil untuk mengatasi masalah tersebut.

"Harapan kita ini bisa ditindaklanjuti oleh Pemda, kedua kita ingin jangan sampai jumlah ini terus bertambah sampai akhir tahun. Ini baru yang putus sekolah, belum lagi yang tidak melanjutkan sekolah setelah tamat SD, atau SMP tidak melanjutkan ke SMA," tutupnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved