Breaking News:

Wakil Bupati Sambas Minta Satgas COVID-19 Perhatikan Siswa Terdampak Pandemi

Wakil Bupati Sambas itu, Pemda Sambas akan segera melakukan langkah antisipasi untuk mengatasi tingginya angka putus sekolah di masa pandemi.

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi saat hadir di kegiatan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) ke-6 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sambas di Pendopo Balairung Sari, Bupati Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi menanggapi banyaknya anak putus sekolah di Kabupaten Sambas.

Menurut Wakil Bupati Sambas itu, Pemda Sambas akan segera melakukan langkah antisipasi untuk mengatasi tingginya angka putus sekolah di masa pandemi.

"Hal ini sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa memang angka putus sekolah untuk siswa SMP terbilang tinggi, karenanya kami akan segera kita atasi," ujarnya, Kamis 29 Juli 2021.

Dijelaskan oleh Rofi, selama ini fokus bantuan sosial dan sejenisnya terkait pandemi covid-19 memang terfokus pada sektor masyarakat ekonomi lemah dan terdampak saja.

Disdik Ungkap Terdapat Ratusan Siswa SMP Putus Sekolah di Sambas

Karenanya kata dia kedepan Pemda Sambas akan memperhatikan persoalan siswa yang juga terdampak pandemi.

"Memang kita sadari angka ini tinggi dan sudah kita sampaikan kepada Satgas Covid-19, saya juga sudah mengarahkan agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Satgas Covid-19 untuk segera menangani persoalan ini," paparnya.

"Pandemi sangat berdampak pada siswa. Karena mereka tidak ke sekolah, maka mereka mulai coba-coba bekerja, bahkan ada yang menikah dini, banyak persoalan sosial yang kompleks muncul di tengah pandemi," sambungnya.

Untuk itu, dia meminta kepada Kepala Sekolah beserta wali kelas, diminta untuk aktif memantau aktivitas siswa.

"Tidak cuma pembelajaran biasa yang dimonitor oleh guru dan wali kelas, namun juga sampai kepada pendidikan budi pekerti dan tata krama serta sejenisnya, sehingga susasana belajar sebagaimana di sekolah masih bisa dirasakan," tutupnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved