Bagaimana Efektivitas Vaksin untuk Mencegah Varian Delta Plus?

Bagaimanapun hasil efektivitas vaksinnya, GAVI menyebutkan bahwa ini menambah urgensi untuk segera melakukan vaksin kepada sebanyak-banyaknya masyarak

Kompas.com
Bagaimanapun hasil efektivitas vaksinnya, GAVI menyebutkan bahwa ini menambah urgensi untuk segera melakukan vaksin kepada sebanyak-banyaknya masyarakat. 

Berdasarkan temuan protein pada permukaan varian baru ini, varian tersebut memiliki sifat sebagai berikut:

  • Lebih mudah menular
  • Ikatan dengan sel di paru-paru lebih kuat
  • Berpotensi menurunkan respons antibodi monoklonal
  • Menurut ahli virus Dr. Jeremy Kamil dari Louisiana State University Health Science Center, varian ini paling banyak menyerang orang yang sudah pernah terinfeksi di awal pandemi, orang yang belum mendapat vaksin, atau belum mendapat vaksin lengkap.

Dia menambahkan bahwa secara gejala tidak terlalu berbeda dengan varian delta.

Namun, karena sifatnya yang ketiga, ini berisiko membuat perawatan dengan obat-obatan antibodi monoklonal tidak terlalu efektif.

Contoh obat-obatan antibodi monoklonal adalah actemra dan kevzara.

Namun belum ada bukti bahwa varian ini membuat angka positif covid meningkat tajam. Sejauh ini, varian terbaru tersebut masih ditemukan dalam jumlah yang relatif lebih sedikit.

Apa Gejala Orang yang Terinfeksi Varian Delta Plus Covid-19?

Efektivitas vaksin untuk mencegah varian delta plus

Untuk melindungi pasien dari varian delta, vaksin Pfizer dan Oxford-AstraZeneca terbukti efektif hingga 96 dan 92 persen setelah dua dosis.

Namun, untuk varian delta plus, belum ada data yang dirilis karena varian ini masih tergolong baru.

Berbagai penelitian masih terus dilakukan untuk meneliti varian terbaru ini. Salah satu penelitian dilakukan oleh The Indian Council of Medical Research.

Bagaimanapun hasil efektivitas vaksinnya, GAVI menyebutkan bahwa ini menambah urgensi untuk segera melakukan vaksin kepada sebanyak-banyaknya masyarakat.

Vaksin perlu dipercepat terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Tanpa vaksin, semakin banyak orang yang berisiko terpapar varian delta plus. (*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved