Gejala Covid Delta Plus ! Apa itu Covid Delta Plus yang Telah Ditemukan di Indonesia ?

Beberapa gejala pasien Covid-19 yang terinfeksi varian Delta Plus antara lain: ........................................................

Editor: Jimmi Abraham
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi sakit karena Covid-19. 

Namun terdapat satu perbedaan signifikan yang membedakan keduanya.

Melansir National Geographic, 3 Juli 2021, virus corona varian Delta Plus berbeda dari Delta karena adanya mutasi ekstra yang disebut K417N, dan terletak di protein spike (seperti paku), yang menutupi permukaan virus SARS-CoV-2.

Mutasi serupa juga ditemukan pada varian: Beta (pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan), Gamma (pertama kali diidentifikasi di Brasil), dan pada beberapa sampel Alpha (pertama kali diidentifikasi di Inggris).

Apa Gejala Orang yang Terinfeksi Varian Delta Plus Covid-19?

Mutasi K417N

Mengenai varian Delta Plus, posisi mutasi K417N berada dalam wilayah protein spike yang berinteraksi dengan protein reseptor ACE2 dan memungkinkan virus menginfeksi sel, termasuk sel yang ada di paru-paru, jantung, ginjal, dan usus.

Ketika protein spike bertemu reseptor ACE2, protein itu berubah dari keadaan "tertutup" menjadi "terbuka", untuk mengikat reseptor dan menginfeksi sel.

Berdasarkan studi pada varian Beta, yang memiliki mutasi serupa, K417N dapat membantu protein spike mencapai keadaan "terbuka" sepenuhnya, yang kemungkinan meningkatkan kemampuannya untuk menginfeksi.

Peningkatan pengikatan reseptor ACE2 dan keadaan yang lebih terbuka adalah ciri-ciri varian yang sangat menular dan resisten antibodi.

Resisten terhadap antibodi

Studi juga menunjukkan bahwa mutasi K417 membantu varian Beta melewati antibodi, sehingga varian Delta Plus kemungkinan juga dapat menghindari vaksin dan antibodi lebih baik daripada varian Delta.

Kepala Unit Virus dan Kekebalan di Institut Pasteur di Perancis, Olivier Schwartz, menduga, varian Delta Plus lebih tahan terhadap antibodi penetralisir virus.

“Dalam garis keturunan varian Delta, keberadaan mutasi K417N yang terdeteksi dalam beberapa kasus merupakan indikator kuat bahwa varian tersebut dapat berevolusi menjadi lebih tahan terhadap antibodi penetralisir,” kata Schwartz.

Gejala Covid-19 varian Delta Plus

Gejala Covid-19 varian Delta Plus tidak jauh berbeda dengan gejala infeksi varian Delta, maupun strain asli dari virus corona.

Akan tetapi, varian Delta diketahui membuat gejala-gejala infeksi menjadi lebih parah dan lebih sulit ditangani oleh tim medis.

Itulah gejala Covid-19 akibat varian Delta Plus.

Tetap patuhi protokol kesehatan dan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 untuk mencegah infeksi virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Corona Varian Delta Plus Terdeteksi di Indonesia, Simak Gejalanya

(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved