Instrumen Pada Gamelan Dayak

Kollatung memiliki beberapa kemiripan dengan agukng yaitu dari bentuk, cara memainkan dan bahan dasar pembuatan.

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Guru SMP Yos Sudarso Parindu, Kabupaten Sanggau, Leonila Ela, S.Pd 

Oleh:Guru SMP Yos Sudarso Parindu, Kabupaten Sanggau, Leonila Ela, S.Pd

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gamelan merupakan salah satu alat musik tradisional dari Indonesia. Indonesia memiliki beberapa gamelan yaitu gamelan Bali, Sumatra, Sulawesi, Jawa, dan lain-lain.

Gamelan selalu dimainkan oleh beberapa orang dengan beberapa alat musik berbeda dan dimainkan bersama seperti orkestra.

Gamelan merupakan ensembel musik yang memfokuskan pada metalofon, gambang, gendang, dan gong.

Mengenal “Gendang Simalungun Rayat” Masyarakat Karo

Istilah gamelan merujuk pada instrumen atau alatnya yang merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama.

Gamelan berasal dari kata “gamel” yang dalam bahasa jawa mempunyai arti memukul atau menabuh. Pada akhiran kata ada imbuhan “an” yang berfungsi membentuk kata benda. Dengan begitu makna gamelan bisa kita artikan sebagai kumpulan dari beberapa alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul atau ditabuh

Pada gamelan dayak instrumen musik yang digunakan biasanya ada sape’, agukng, kollatung, entebong, gamang dan gong garantung.

Pengaruh Musik dan Kemampuan Berkomunikasi Virtual

Sape’ adalah alat musik tradisional yang memiliki ragam jenis berdasarkan wilayahnya. Jumlah dawai pada sape’ tergantung pada wilayah asalnya, ada yang menggunakan 2, 3, 4 sampai 5 dawai.

Sapek terbuat dari kayu aro atau edau, kayu marong dan kayu pelantan dengan panjang sekitar 120-150 cm, lebar 20-28 cm dan ketebalan 10-15 cm. Agukng adalah alat musik pukul yang terbuat dari logam.

Agukng biasanya mempunyai diameter 53 cm untuk lingkar depan, diameter 47 cm untuk lingkar belakang, dan lingkar 12,5 cm untuk lingkar bujal (pecon).

Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 4 Halaman 11 : Alat Musik dan Cara Memainkannya Buku Tematik Hal 3 - 15

Nada yang dihasilkan oleh instrumen agukng adalah nada 5 (sol) rendah. Kollatung memiliki beberapa kemiripan dengan agukng yaitu dari bentuk, cara memainkan dan bahan dasar pembuatan. Perbedaan antara agukng dan kollatung terletak pada ukuran, kollatung memiliki ukuran yang lebih kecil .

Kollatung termasuk pada alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pukul khusus yang terbuat dari kayu.

Entebong adalah alat musik tradisional yang berasal dari suku Dayak Mualang yang berada di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Alat musik ini terbuat dari kayu dan kulit hewan. Entebong dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan tangan tanpa bantuan dari alat pukul khusus.

Tepeng Steven & Coconut Treez Meninggal Dunia, Ini Profil dan Kiprahnya di Dunia Musik Reggae

Di pulau Jawa, entebong lebih dikenal atau sejenis dengan kendang atau gendang. Alat musik suku Dayak bernama gamang ini berasal dari suku Dayak Maanyan. Gamang dimainkan dengan cara dipukul.

Walaupun alat musik gamang ini terbuat dari kayu, namun memiliki 5 buah nada yaitu do,re,mi,sol,la. Gong Garangtung adalah alat musik dengan bahan pembuatannya berasal dari campuran logam seperti perunggu dan kuningan.

Pada dasarnya suara dari Gong garantung ini hampir sama dengan gong yang lainnya.

Bukan hanya suaranya , namun bentuk gong ini juga sama dengan yang lain.

Namun ada perbedaan yang bisa kita cermati yaitu pada suara gong ini. Suara Gong Garantung lebih pendek atau tidak bisa menggema terlalu lama.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved