Breaking News:

Lantik DPP Paroki St Pius X Bengkayang, Mgr Agustinus Ingatkan Manajemen Paroki Harus Transparan

Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, melantik Pengurus DPP Paroki Santo Pius X Bengkayang.

Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
IST/Komsos KAP
LANTIK - Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, melantik Pengurus DPP Paroki Santo Pius X Bengkayang periode 2021-2024, Minggu pagi, 18 Juli 2021. 

Di masa ini, menurut Mgr Agus, dewan pastoral diminta untuk tetap melihat dan mampu mengkoordinasikan serta turut membina umat dalam perkembangan umat yang lebih baik di Paroki Bengkayang.

BERSAMA Pengurus DPP - Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus berfoto bersama Pengurus DPP Paroki Santo Pius X Bengkayang periode 2021-2024, usai pelantikan pengurus DPP, Minggu pagi, 18 Juli 2021.
BERSAMA Pengurus DPP - Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus berfoto bersama Pengurus DPP Paroki Santo Pius X Bengkayang periode 2021-2024, usai pelantikan pengurus DPP, Minggu pagi, 18 Juli 2021. (IST/Komsos KAP)

Manajemen Gereja Transparan
Misa pelantikan DPP Paroki Santo Pius X Bengkayang dihadiri juga oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis SE MM bersama istri.

Dalam homili, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus menegaskan pentingnya tugas dari DPP dalam membantu pewartaan dan pembinaan umat baik dalam bidang-bidang yang dipercayakan.

Ada tiga prinsip yang Mgr Agustinus Agus sampaikan yakni Transparansi (Transparency), Akuntabilitas (Accountability) dan Integritas (Integrity).

“Manajemen Gereja harus transparan serta mampu menjadi gembala bagi umat untuk Katolik di Bengkayang,” demikian inti dari homili yang disampaikan oleh Mgr Agustinus Agus.

Transparansi yang Mgr Agustinus Agus maksudkan adalah tugas dewan paroki untuk transparan baik dalam hal rencana bahkan keuangan agar bisa dipertanggungjawabkan baik tingkat keuskupan maupun tingkat KWI.

Poin yang kedua yakni manajemen DPP paroki Bengkayang haruslah memiliki akuntabilitas yang baik, sehingga manajemen paroki lebih teratur dan terukur. Selanjutnya, poin yang ke tiga adalah intergritas dari setiap pengurus.

“DPP adalah contoh dan teladan untuk umat-umat yang dibina, maka dari itu intergritas merupakan poin penting dalam membina dan menyeleraskan tujuan baik dalam hal kemanusiaan maupun iman akan Tuhan,” ujar Mgr Agus.

Pada misa yang dipimpin langsung Mgr Agustinus tersebut didampingi RD Yulius Endi Subandi sebagai Pastor Paroki, dan RP Euqine CSE Rektor Institut Shanti Buana Bengkayang.

Sejarah Singkat
Paroki St Pius X Bengkayang merupakan sebuah paroki Gereja Katolik di Keuskupan Agung Pontianak; berpusat di Kecamatan Bengkayang, di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved