Breaking News:

Kasus Covid-19 di Pontianak Terus Meningkat, Perhari Bisa Capai 200 Orang Terkonfirmasi Positif

Untuk itu, salah satu langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Pontianak yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 12 Ju

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kasus Covid-19 di Kota Pontianak terus meningkat, update terkahir data covid-19 melalui website resmi covid-19 kota Pontianak per 17 Juli 2021 yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 4.269 orang, sembuh 2.732 orang dan masih dalam perawatan sebanyak 1.340 orang sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 197 orang.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa perhari jumlah kasus covid-19 rata-rata berada diangka 200 orang.

Hal ini tentu menjadi perhatian kita bersama untuk bersama-sama melakukan upaya untuk menekan angka penyeberan covid-19 di Kota Pontianak.

Untuk itu, salah satu langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Pontianak yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 12 Juli sampai 20 Juli 2021.

Dialog Dengan Christiandy, Pengurus IMM Minta Pembuat Surat Keterangan Palsu Negatif Covid Dihukum

"Untuk saat ini Kota Pontianak masuk PPKM Darurat. Artinya Tingkat ketertularan setiap hari rata-rata 200 an orang. Itu belum semuanya yang di swab. Kalau semuanya yang diswab mungkin bisa lebih," ujar Edi Rusdi Kamtono saat menghadiri penyerahan bantuan BST dan beras kepada masyarakat Kota Pontianak di halaman Kantor Wali Kota Pontianak Kalimantan Barat, Jalan Rahadi Usman, Minggu 18 Juli 2021

Bahkan untuk saat ini keterisian tempat tidur di rumah sakit di Kota Pontianak, dikatakannya rata-rata sudah penuh.

"Bahkan antre di IGD, sehingga dampaknya oksigen terbatas, Bayangkan saja kalau lagi sesak oksigen enggak ada tentu akan meregang nyawa, obat-obatan juga susah dan sulit dicari. Dan akhirnya kita terpaksa melakukan PPKM Darurat supaya tidak terjadi kontak antara manusia. Sehingga Kita bisa mengerem angka ketertularan," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved