Breaking News:

14 Kapal Tenggelam

Yopi Ungkap Ada Oknum Hendak Petik Keuntungan Ditengah Musibah Kecelakaan Kapal di Kalbar

Yopi menegaskan jika sepenuhnya dana operasional ditanggung oleh negara. Maka dari itu, ia memastikan jika perbuatan oknum tersebut tidak dibenarkan.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Petugas mengevakuasi jenazah korban kapal tenggelam yang kembali ditemukan di perairan sekitar Muara Jungkat, di Posko SAR Gabungan, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 17 Juli 2021. Dari pagi hingga Sabtu siang WIB petugas mengevakuasi dua korban kapal nelayan tenggelam dalam keadaan meninggal dunia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak Yopi Haryadi mewanti-wanti adanya oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan SAR dan berbagai stake holder untuk mendapat keuntungan pada musibah kecelakaan belasan kapal di perairan Kalbar.

Modus dari oknum tersebut, dipaparkanya ialah mengaku sebagai tim dan meminta sejumlah biaya untuk operasional pencarian.

Untuk itu, Yopi meminta kepada para pemilik kapal, keluarga korban hingga nelayan tidak percaya.

"Kami mendapatkan informasi ada oknum yang berusaha memetik keuntungan dibalik kejadian ini, dengan mengatasnamakan Basarnas, Lantamal, TNI AL atau Kepolisian menghubungi pemilik kapal untuk meminta dana menjalankan operasi," ujarnya, Minggu 18 Juli 2021.

Kerahkan 20 Kapal Hingga Pesawat dan Helikopter, SAR Juga Lakukan Penyisiran di Pesisir Pantai

Yopi menegaskan jika sepenuhnya dana operasional ditanggung oleh negara. Maka dari itu, ia memastikan jika perbuatan oknum tersebut tidak dibenarkan.

"Kami tegaskan pelaksanaan operasi SAR sepenuhnya tanggung jawab dari pemerintah dan negara, jadi kami berharap pemilik kapal, keluarga korban, nelayan agar berhati-hari pada oknum yang mengatasnamakan tim SAR baik dari Basarnas ataupun lainnya," katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Tragedi 14 Kapal Tenggelam)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved