Pola Hidup Sehat
PENYEBAB Kanker Hati, Waspadai Jika Mengalami Gejala Seperti Ini!
Gejala kanker hati yang dialami mungkin tidak selalu sama pada setiap orang. Akan tetapi, ada beberapa gejala kanker hati yang mungkin perlu Anda.....
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan transplantasi hati.
Sayangnya, sebagian besar penderita kanker hati terlambat mengetahui penyakitnya sehingga datang ke dokter dalam kondisi tumor yang sudah besar.
Bila sudah tidak dapat dioperasi, pengobatan yang dapat dilakukan adalah kemoterapi dan radiasi.
Namun tindakan ini tidak dapat menghilangkan tumor sepenuhnya, hanya untuk mengecilkan ukuran tumor, sehingga gejala yang dialami penderitanya lebih ringan.
Fungsi penting organ hati
Hati memiliki fungsi bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Fungsi hati mulai dari menghancurkan racun di dalam darah, menghasilkan protein, hingga membantu proses pencernaan.
Dilansir dari halodoc, berikut ini fungsi hati lainnya:
1. Menghancurkan Sel Darah Merah
Fungsi hati yang satu ini bukannya menghancurkan sembarang sel darah merah, tapi sel darah merah yang sudah tua. Proses ini membuat feses berwarna cokelat.
Namun, jika feses ini berwarna pucat atau putih, atau warna urine menjadi lebih gelap, bisa menjadi pertanda masalah pada organ hati. Contohnya, hepatitis yang disebabkan oleh virus.
Selain warna feses dan urine, masalah hati juga bisa ditandai oleh perubahan warna mata dan kulit. Umumnya, warna mata berubah menjadi kekuningan, mengindikasikan adanya penyakit kuning dalam tubuh.
Penyakit kuning atau jaundice ini disebabkan oleh penumpukkan bilirubin.
2. Membersihkan Darah
Fungsi hati lainnya adalah membersihkan darah dari senyawa berbahaya. Seperti yang berasal dari obat-obatan, alkohol, hingga racun.
3. Memproduksi Protein
Organ yang satu ini bertanggung jawab untuk memproduksi protein, seperti albumin yang berfungsi menjaga cairan dalam sistem sirkulasi tubuh.
Protein yang berperan sebagai faktor pembekuan darah dan sistem kekebalan tubuh juga dihasilkan oleh hati.
4. Metabolisme Protein
Hati juga berperan dalam membantu metabolisme protein dengan mengubah amonia menjadi urea yang dikeluarkan bersama urine oleh ginjal.
5. Penyimpanan Nutrisi
Hati berperan penting dalam proses penyimpanan nutrisi tubuh. Misalnya zat besi, vitamin A, B12, D, dan K, serta asam folat.
6. Memproduksi Cairan Empedu dan Energi
Organ ini berperan dalam produksi cairan empedu yang bertugas membantu dalam proses pencernaan makanan.
Hati juga menyimpan energi untuk tubuh dalam bentuk glikogen dan mengubahnya menjadi glukosa ketika glukosa darah rendah.
7. Memproduksi Kolesterol dan Hormon
Organ terbesar ini bertanggung jawab atas produksi kolesterol dan trigliserida, serta protein pembawanya agar dapat dialirkan dalam darah. Hati juga berfungsi untuk memproduksi hormon pertumbuhan anak-anak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/penyebab-kanker-hati-waspadai-jika-mengalami-gejala-seperti-ini.jpg)