Jembatan Pelabuhan Internasional Kijing Ambruk, Kapolres Mempawah Turun Langsung Meninjau Lokasi
"Terdapat 90 orang terjebak di dermaga terminal kijing, dikarenakan trestel penghubung dermaga putus sehingga tidak dapat merapat kedaratan. Diantaran
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melakukan monitoring situasi di pelabuhan Terminal kijing, Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Rabu 14 Juli 2021, sekitar pukul 09.00 WIB.
Dikatakan Kapolres, dari hasil monitoring terdapat dua titik Trestel (jembatan) putus atau jebol.
"Terdapat 90 orang terjebak di dermaga terminal kijing, dikarenakan trestel penghubung dermaga putus sehingga tidak dapat merapat kedaratan. Diantaranya 32 orang karyawan PT EUP dan 58 orang karyawan PT Wika," jelas Kapolres.
Dalam kejadian tersebut kata Kapolres tidak terdapat korban jiwa.
"Untuk sementara situasi di dermaga terminal kijing dalam keadaan kondusif," tegasnya.
• Jembatan Pelabuhan Kijing Ambruk, Legislator Mempawah Harap Segara Dilakukan Kajian Penyebab Roboh
Kemudian Kapolres mengatakan, jebolnya trestel pelabuhan terminal kijing tersebut diakibatkan karena kerasnya hantaman ombak, sehingga tiang pancang trestel menjadi goyang mengakibatkan trestel retak dan jebol.
Setelah itu kata Kapolres, jika kondisi cuaca tidak ada perubahan, maka tidak menutup kemungkinan terjadinya keretakan pada trestel yang masih utuh akibat adanya hantaman ombak pada tiang pancang atau penopang trestel, dan mengakibatkan runtuhnya trestel.
"Kita juga mengimbau dan mengingatkan kepada pihak terkait untuk memberikan imbauan kepada seluruh para pekerja untuk meninggalkan lokasi pelabuhan kijing demi keamanan, mengingat situasi cuaca yang masih buruk," tutupnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Mempawah)