Pola Hidup Sehat

Pandemi Covid-19, Lindungi Kesehatan dan Daya Tubuh Anak dengan 5 Cara Berikut Ini

Daya tahan tubuh yang baik akan membantu melindungi anak dari paparan berbagai macam kuman dan virus penyebab penyakit.

net
Pastikan anak-anak sering mencuci tangan dengan air dan sabun untuk menghilangkan semua bakteri dan virus yang menempel di tangan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Pemberian asupan nutrisi yang tepat merupakan kunci menjaga kesehatan anak secara keseluruhan.

Mengatur nutrisi dalam makanan sebenarnya tidak sulit. Anda bisa memulainya dengan menerapkan pola makan seimbang yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak baik dari buah dan sayuran.

Pasalnya, lingkungan memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kesehatan anak Lantas, sebagai orang tua apa yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatannya? Simak tipsnya dalam artikel ini.

Di masa pandemi Covid-19, meningkatkan daya tahan tubuh, termasuk bagi anak, sangat penting dilakukan.

Daya tahan tubuh yang baik akan membantu melindungi anak dari paparan berbagai macam kuman dan virus penyebab penyakit.

[Update Informasi Lainnya Disini]

Bikin Anak Sehat, Terapkan Tujuh Cara Ini

Dilansir dari Parents, berikut adalah 5 cara meningkatkan daya tahan tubuh anak saat pandemic Covid-19:

1. Sajikan lebih banyak buah dan sayur

Wortel, jeruk, stroberi merupakan makanan sehat yang mengandung karotenoid, yang menurut William Sears, MD, penulis The Family Nutrition Book, dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Fitonutrien bermanfaat untuk meningkatkan produksi sel darah putih yang melawan infeksi dari interferon, antibodi yang melapisi permukaan sel.

Studi menunjukkan bahwa pola makan yang kaya akan fitonutrien juga data melindungi dari penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung di usia dewasa.

SAYURAN Mengandung Vitamin A & Buah yang Mengandung Vitamin A, Apa Fungsi Vitamin A?

2. Memperbaiki waktu tidur

Penelitian mengatakan bahwa kurang tidur dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit dengan mengurangi sel pembunuh alami, senjata dari sistem kekebalan yang menyerang mikroba dan sel kanker.

Kathi Kemper, MD, Direktur Pusat Pendidikan dan Penelitian Pediatrik Holistik di Rumah Sakit Anak di Boston, pun mengemukakan hal yang serupa.

Anak-anak di tempat penitipan anak sangat berisiko mengalami kurang tidur karena semua aktivitas dapat membuat mereka sulit untuk tidur siang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved