Breaking News:

Pola Hidup Sehat

Apa Kata BPOM Setelah Masuk Uji Klinik dalam Menggunakan Obat Ivermectin?

Obat cacing ini disebut dapat mencegah kematian dan keparahan penyakit yang diakibatkan infeksi Covid-19.

Editor: Maudy Asri Gita Utami
SHUTTERSTOCK
Ivermectin, obat yang disebut bisa untuk terapi penyembuhan Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Belakangan ini viral obat Ivermectin yang banyak di beli masyarakat untuk obat covid-19. 

Sejumlah ahli sangat menyayangkan hal tersebut karena saat itu belum teruji secara klinik.

Saat ini obat Ivermectin Masuk Uji Klinik, dan BPOM Ingatkan Jangan Beli Secara Bebas

Beberapa waktu terakhir, obat Ivermectin disebut sebagai salah satu obat Covid-19.

Obat cacing ini disebut dapat mencegah kematian dan keparahan penyakit yang diakibatkan infeksi Covid-19.

[Update Informasi Lainnya Disini]

Mengenal Sejarah Penemuan Obat Bakteri Yakni Ivermectin Asal Jepang, Dipercaya Sebagai Obat Covid-19

Badan POM RI menjelaskan telah melaksanakan uji klinik terhadap obat Ivermectin sebagai obat Covid-19.

Dari dokumen yang diterima Kompas.com, BPOM menegaskan bahwa di Indonesia, Ivermectin merupakan obat yang terdaftar untuk indikasi infeks kecacingan (Strongyloidiasis dan Onchocerciasis).

Berikut ini penjelasan BPOM mengenai uji klinik Ivermectin sebagai obat Covid-19:

1. Ivermectin termasuk obat keras

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved