Pola Hidup Sehat
Buah Penurun Kolesterol Paling Ampuh, Waspadai Tanda Kolestrol Tinggi!
Pengerasan pada pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner akan menjadi sempit dan menghalangi aliran darah yang mengalir di dalamnya.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Apel juga mengandung polifenol yang bersifat antioksidan, sehingga dapat menghambat oksidasi LDL.
Oksidasi LDL inilah yang membuat plak kolesterol menumpuk dalam pembuluh darah dan memicu penyumbatan.
Kandungan serat per 100 gram apel = 2,4 gram.
6. Alpukat
Alpukat adalah buah untuk menurunkan kolesterol yang bisa Anda rutin konsumsi.
Buah ini kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids), yang dapat meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat.
Selain itu, alpukat mengandung beta-sitosterol yang dapat menurunkan penyerapan kolesterol dari makanan.
Kandungan serat per 100 gram alpukat = 7 gram.
7. Pir
Seperti apel, buah yang memiliki tekstur crunchy dan manis ini kaya akan serat pektin yang dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.
Pektin akan mengikat kolesterol di dalam usus dan mengeluarkannya sebelum diserap oleh tubuh.
Lebih jauh lagi, sebuah penelitian yang dipublikasi oleh American Heart Association menemukan bahwa konsumsi satu pir sehari dapat mencegah stroke hingga 52 persen.
Sebaiknya konsumsi pir utuh tanpa dikupas karena kandungan serat paling banyak terdapat pada bagian kulitnya.
Kandungan serat per 100 gram pir = 3,1 gram.
8. Anggur
Salah satu buah untuk menurunkan kolesterol adalah anggur.
Manfaat anggur dalam menurunkan kadar kolesterol LDL berasal dari antosianin dan polifenol resveratrol yang ada pada bagian kulitnya.
Resveratrol dapat membantu mengurangi pembentukan LDL.
Sedangkan antosianin berfungsi menurunkan kadar trigliserida di dalam hati, yang pada akhirnya juga menurunkan produksi lipoprotein yang membentuk LDL.
Kandungan serat per 100 gram anggur = 0,9 gram.
9. Jeruk Bali
Sebuah studi menemukan fakta bahwa terdapat penurunan tekanan darah, kolesterol total, dan kolesterol jahat yang signifikan pada orang-orang yang mengonsumsi jeruk bali 3 kali sehari selama 6 minggu.
Ini dikarenakan jeruk bali kaya akan serat larut pektin, yang diketahui dapat menghambat penyerapan kolesterol.
Jeruk bali juga mengandung flavonoid naringenin yang dapat menurunkan kadar trigliserida dan mencegah penumpukan plak kolesterol di dalam darah.
Kendati demikian, Anda harus berhati-hati saat mengonsumsinya karena jeruk bali dapat memperkuat efek beberapa obat, seperti obat penurun tekanan darah dan obat golongan statin.
Pasalnya, kandungan dalam jeruk bali dapat menghambat kerja enzim pada dinding usus sehingga obat lebih mudah diserap ke dalam tubuh. Ini membuat kadar obat meningkat di dalam darah.
Kandungan serat per 100 gram jeruk bali = 1,6 gram.
Jadi, jika kadar kolesterol Anda sedang tinggi, pinggirkan dulu obat-obatan Anda, dan beralihlah pada cara alami dengan menjaga pola hidup sehat, termasuk dengan mengonsumsi beberapa buah di atas.
Tanda-tanda kolesterol tinggi
Tanda kolesterol tinggi adalah tidak spesifik dan belum tentu dirasakan semua orang.
Pada banyak kasus, kolesterol tinggi sering tidak menunjukkan gejala khusus sampai timbul komplikasi, seperti penyakit jantung atau stroke.
Dilansir dari kompas.com, meski tak memiliki gejala khas, tapi beberapa kondisi ini patut diwaspadai sebagai tanda kolesterol tinggi:
1. Mudah lelah
Melansir Buku Mengenali Keluhan Anda: Info Kesehatan Umum untuk Pasien (2013) oleh Dr. Ayustawati, PhD, gejala kolesterol tinggi tidak spesifik.
Tapi, biasanya beberapa kondisi seperti rasa cepat lelah bisa menjadi tanda kolesterol tinggi.
Hal itu terjadi sebagai dampak dari munculnya plak di pembuluh darah akibat kadar kolesterol tinggi yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jaringan tubuh.
2. Suka mengantuk
Sering mengantuk bisa menjadi salah satu dampak tidak langsung dari kolesterol tinggi dan adanya sumbatan pada pembuluh darah.
Suka mengantuk dikaitkan dengan asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak berkurang.
Dengan ini, keluhan sering mengantuk dan mudah lelah pun dapat terjadi.
3. Nyeri kaki
Nyeri kaki juga bisa menjadi tanda kolesterol tinggi lainnya.
Serupa dengan asal usul rasa lelah akibat kolesterol tinggi, penumpukan plak yang terjadi pada pembuluh darah di kaki, dapat menyebabkan rasa sakit atau nyeri di bagian kaki.
4. Tengkuk terasa pegal-pegal
Melansir Buku Ramuan Herbal Penurun Kolesterol (2008) oleh Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma, meski bisa disebabkan oleh banyak hal, tengkuk terasa pegal-pegal pada kenyatannya bisa menjadi tanda kolesterol tinggi.
Kondisi ini dikaitkan dengan penumpukan plak di pembuluh darah pada area leher.
Penumpukan plak akibat kolesterol tinggi tersebut dapat menghalangi aliran darah yang ada di leher dan menuju ke otak.
5. Nyeri dada
Penumpukan plak akibat kadar kolesterol tinggi juga bisa terjadi pada pembuluh darah jantung.
Jika hal tersebut terjadi, pengidap kolesterol tinggi bisa mengalami gejala nyeri dada.
Kondisi inilah yang menjadi awal mula terjadinya penyakit jantung atau serangan jantung sebagai komplikasi dari kolesterol tinggi.
6. Terjadi xanthomata
Kolesterol tinggi dapat ditandai dengan xanthomata (penumpukan kolesterol) yang terlihat dalam jaringan tubuh, terutama dalam kulit dan urat.
Xanthomata bisa merupakan pembengkakan berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.
7. Terjadi xanthelasma
Kolesterol tinggi dalam darah juga dapat ditandai dengan xantgelasma, yakni bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata.
8. Muncul gumpalan di urat
Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol kadang terlihat di kulit seperti gumpalan separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat dekat buku jari.
Oleh karena tidak memiliki gejala yang spesifik dan bahkan bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali, tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui secara apasti apakah kadar kolesterol dalam darah normal atau tidak.
Minta dokter untuk memberi tes kolesterol setelah Anda berusia 20 tahun, kemudian periksa kembali setiap 4 hingga 6 tahun.
Sementara, jika Anda punya faktor risiko mengalami kolesterol tinggi, melakukan tes darah lebih sering akan lebih baik.
Apabila saat tes darah, kadar kolesterol darah total diketahui berada di atas 240 miligram per desiliter (mg/dL), Anda dapat didiagnosis mengidap kolesterol tinggi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/buah-penurun-kolesterol-paling-ampuh-waspadai-tanda-kolestrol-tinggi.jpg)