Mengapa Kunang-kunang Bisa Mengeluarkan Cahaya? Berikut Fakta Lengkap Tentang Si Jenius Cahaya
Itu karena kunang-kunang bisa memunculkan cahaya terang dari tubuhnya. Cahaya itu akan terlihat cantik di malam hari saat semua gelap.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
Racun ini cukup kuat untuk membunuh predator kecil seperti kadal atau burung.
Selain itu cahaya kunang-kunang juga digunakan untuk memberi peringatan pada musuh.
Kunang-kunang remaja yang hidup di bawah tanah akan menyalakan cahayanya sebagai bentuk peringatan.
Cahaya kunang-kunang juga memiliki fungsi untuk menarik pasangannya.
Hal itu karena saat kunang-kunang menyalakan cahayanya, itu merupakan cara untuk menarik hati kunang-kunang betina.
Saat ada betina merasa tertarik, kunang-kunang ini akan menjawab dengan kerlipan cahaya yang tertentu.
Kunang-kunang betina juga disebut lebih tertarik pada kunang-kunang jantan yang bisa menyalakan cahaya dengan durasi lama.
Warna cahaya yang dikeluarkan kunang-kunang bisa berbeda-beda.
Ada kunang-kunang yang mengeluarkan cahaya berwarna merah, kuning, hijau, atau oranye.
5. Cara Kunang-kunang Makan
Kunang-kunang adalah hewan yang tidak bisa disebutkan pasti apa yang mereka makan.
Larva yang kelak menjadi kunang-kunang akan hidup di bawah tanah.
Calon kunang-kunang itu akan hidup dengan mengonsumsi siput berlendir, cacing tanah, dan keong.
Setelah larva tumbuh menjadi kunang-kunang, hewan ini bisa menjadi kanibalisme dengan memakan kunang-kunang lain.
Tapi sebagian dari kunang-kunang ada juga yang memakan serbuk sari dan nektar.
Ada juga kunang-kunang yang tidak makan apa-apa selama hidupnya yang pendek.
(Baca Info dan Tips Hewan Disini)