Breaking News:

Direktur RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pastikan Stok Oksigen Aman dan Pelayanan Sudah Normal

Terkait informasi yang beredar bahwa stok oksigen di rumah sakit tersebut menipis di tuturkannya hanya terjadi kesalahpahaman, karena terdapat keterla

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Direktur RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie dr. Rifka., MM saat menunjukan stok oksigen rumah sakit, Senin 5 Juli 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, dr Rifka, MM memastikan bahwa stok oksigen di rumah sakit tersebut aman.

"Alhamdulillah stoknya aman, untuk kedepannya juga aman, tergantung dari penyedianya, bila penyedianya aman, kami juga aman,"ujar dr. Rifka.

Terkait informasi yang beredar bahwa stok oksigen di rumah sakit tersebut menipis di tuturkannya hanya terjadi kesalahpahaman, karena terdapat keterlambatan pengiriman, namun saat ini sudah normal.

Rifka menjelaskan, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie menggunakan oksigen cair untuk Keperluan pasien, dimana oksigen cair tersebut dalam tabung-tabung berukuran Besar yang di suplai didatangkan luar Kalimantan Barat, dan saat ini stok tersebut sudah aman.

KLARIFIKASI Satgas COVID-19 Kalbar Soal Pengumuman Oksigen Habis di IGD RSUD Sy Mohammad Pontianak

Saat ini dirumah sakit sudah tersedia beberapa tabung berukuran besar oksigen cair, dimana satu tabung dapat mengisi antara 25 sampai 50 tabung kecil, dan saat ini ketersediaan mencukupi hingga beberapa hari kedepan, dimana kebutuhan sehari saat ini mencapai 300 tabung.

Dilanjutkannya, saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 yang di rawat di rumah sakit tersebut sebanyak 53 orang, dimana 4 orang diantaranya dirawat di ruang ICU.

Sementara itu, jumlah kapasitas tempat tidur khusus pasien Covid 19 yang tersedia sebanyak 60 unit. Ia berpesan kepada masyarakat untuk tidak panik dalam membeli oksigen.

"Penggunaan oksigen itukan sesuai kebutuhan, bila pasien sudah sesak nafas, saturasi oksigennya sudah turun sekali, baru menggunakan, tetapi bila saturasinya masih bagus tidak perlu menggunakan oksigen tabung," tuturnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved