Gejala DBD Tidak Hanya Berkaitan dengan Demam Tinggi ! Bagaimana Cara Mengobati DBD/Demam Berdarah ?

Ada beberapa gejala khas yang muncul saat seseorang terserang penyakit menular DBD atau Demam Berdarah Dengue.

Editor: Jimmi Abraham
KOMPAS.COM/ISTIMEWA
Ilustrasi nyamuk demam berdarah, nyamuk aedes aegypti. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ada beberapa gejala khas yang muncul saat seseorang terserang penyakit menular DBD atau Demam Berdarah Dengue.

Perlu diketahui, demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan virus dengue.

Gejala DBD acapkali identik dengan demam tinggi. Namun, ciri-ciri DBD sebenarnya bukan hanya demam.

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan, virus dengue dapat menular dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Nyamuk DBD terdapat di hampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali wilayah yang ketinggiannya di atas 1.000 meter di atas permukaan laut (MDPL).

(Update berita kesehatan terbaru lainnya disini)

Virus dengue dapat menginfeksi nyamuk Aedes betina ketika nyamuk tersebut menghisap darah penderita DBD.

Setelah itu, penderita DBD akan berada di fase demam akut.

Demam ini timbul pada dua hari sebelum sampai lima hari setelah panas tinggi.

Nyamuk dapat menimbulkan infeksi selang 8 sampai 12 hari sesudah mengisap darah penderita DBD di fase demam akut.

Setelah melalui periode tersebut, kelenjar ludah nyamuk sudah terinfeksi virus dengue dan virus dapat menular ketika nyamuk mengigit orang lain.

Selepas masa inkubasi di tubuh manusia, gejala demam berdarah rata-rata mulai muncul dalam empat sampai enam hari.

Gejala DBD

Ilustrasi nyamuk demam berdarah, nyamuk aedes aegypti.

Ilustrasi nyamuk demam berdarah, nyamuk aedes aegypti. (Kompas.com)

Sarimin : Dari Januari Hingga Mei 2021 Hanya Terjadi Satu Kasus DBD

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved