Breaking News:

Ketua DPRD Berikan Saran Agar Pontianak Keluar dari Zona Merah

"Itu yang akan menjadi bahan evaluasi terkait PPKM saat ini. Saran dari DPRD Kota Pontianak itu yang bisa disampaikan," tambahnya.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin menyampaikan, terkait Kota Pontianak yang saat ini masuk zona merah penyebaran covid-19. Menurutnya untuk keluar dari zona merah tentu harus melakukan pengetatan Protokol Kesehatan.

Satu diantaranya seperti dilakukan memperpanjang PPKM secara ketat dan membuat aturan yang kebijakannya lebih jelas.

Hal tersebut dikatakannya, lantaran jika sudah masuk zona merah merupakan kondisi yang darurat.

"Kalau zona merah ini, istilahnya sudah darurat. Artinya kita ikuti semua anjuran Pemerintah terutama berkenaan dengan instruksi Mendagri yaitu 25 persen untuk tempat usaha, restoran, warkop dan cafe, kalau untuk rumah ibadah, shalat bisa di rumah. Itu yang bisa dilakukan untuk penurunan zona merah dan mungkin ada penyekatan tempat keramaian agar tidak menumpuk di satu tempat," kata Satarudin, Rabu 30 Juni 2021.

Ketua DPRD Kota Satarudin Doakan Kesembuhan untuk Kadiskes dan Wako Pontianak

"Itu yang akan menjadi bahan evaluasi terkait PPKM saat ini. Saran dari DPRD Kota Pontianak itu yang bisa disampaikan," tambahnya.

Jika dalam penerapan PPKM secara ketat tersebut masih ada yang melanggar, ia menyarankan agar tak segan diberikan sanksi bahkan penutupan pada tempat usahanya.

"Untuk pelaku usaha tentunya 25 persen dari kapasitas yang ada, kalau melanggar sanksinya minimal tutup satu minggu agar ada efek jera bagi yang lain. Karena ini tidak main-main lagi, karena kita masuk zona merah. Kita minta pelaku usaha dan pengujung agar patuh Prokes karena kita zona merah," tandasnya.

"Kalau tak patuh kasi sanksi supaya ada efek jera," katanya lagi.

Selain itu, untuk masuk luas jika tidak ada keperluan, ia menyarankan agar di rumah saja.

"Jangan kemana-mana untuk memutus mata rantai penyeberan covid-19. Supaya bisa keluar dari zona merah," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved