Apa Saja Bumbu Dapur yang Dapat Mengobati Asam Lambung Secara Alami dan Cepat

Namun ada pula obat alami dari rimpang atau bumbu dapur yang ampuh meredakan asam lambung dengan cepat.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Tribunnews.com
Bumbu dapur jadi obat asam lambung 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penderita asam lambung akan merasakan sakit luar biasa ketika asam lambungnya sedang naik.

Asam lambung bisa terjadi pada siapa saja, penyebabnya dari berbagai faktor tidak hanya dari makanan melainkan dari gaya hidup.

Oang yang mengalami asam lambung juga akan mengalami sesak napas dan tentu akan menambah rasa sakit.

Untuk itu segera lakukan pengobatan ke rumah sakit dan meminum obat secara rutin.

Namun ada pula obat alami dari rimpang atau bumbu dapur yang ampuh meredakan asam lambung dengan cepat.

( Update Info Seputar Kesehatan Klik Di Sini )

Buah untuk Asam Lambung dan Maag, Pengobatan Alami Penyakit Asam Lambung

Berikut deretan bumbu dapur dan buah yang dapat mengobati asam lambung secara alami

1. Air Kelapa

Air kelapa juga membantu menghasilkan lendir di perut yang melindungi perut dari efek berbahaya dari produksi asam berlebih.

2. Jahe

Jahe memiliki sifat pencernaan dan anti-inflamasi yang sangat baik.

Untuk membantu menetralkan asam lambung, cukup dengan mengunyah seiris jahe segar atau meminum satu sendok jus jahe dua-tiga kali sehari.

Karena kaya serat, air kelapa juga membantu pencernaan dan mencegah terulangnya asam lambung.

3. Pisang

Pisang mengandung antasida alami yang berfungsi sebagai penyangga terhadap refluks asam.

4. Daun Kemangi

Daun kemangi dapat memberi bantuan instan dari asam lambung.

Saat muncul gas pertama, makan beberapa daun kemangi atau rebus 3-4 daun kemangi dalam secangkir air dan biarkan mendidih selama beberapa menit.

5. Kayu Manis

Bumbu sederhana ini berfungsi sebagai antasid alami untuk asam lambung dan dapat menenangkan perut, dengan meningkatkan pencernaan dan penyerapan.

Dilanjutkan dengan minumlah teh kayu manis untuk menyembuhkan infeksi pada saluran cerna.

Kayu manis adalah pembangkit nutrisi dan sarat dengan khasiat bermanfaat bagi kesehatan.

6. Gula Merah

Gula merah membantu pencernaan dan membuat sistem pencernaan lebih bersifat basa, sehingga mengurangi keasaman lambung.

Isaplah sepotong kecil gula merah setelah makan, dan rasakan manfaatnya. Karena gula merah juga membantu menjaga suhu tubuh normal dan mendinginkan perut selama musim panas atau kemarau.

7. Cengkeh

Cengkeh telah menempati posisi penting dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda untuk mengobati gangguan pencernaan.

Cengkeh bersifat karminatif, sehingga mencegah pembentukan gas di saluran pencernaan.

Tambahkan cengkeh saat memasak makanan seperti kacang merah atau lentil hitam yang cenderung menyebabkan perut kembung.

8. Biji Jintan

Biji jintan dipercaya sebagai obat tradisional asam lambung. Biji jintan bekerja sebagai penetral asam yang hebat, membantu pencernaan dan meredakan sakit perut.

Hancurkan sedikit biji jintan panggang, aduk ke dalam segelas air atau rendam satu sendok teh biji jintan dalam secangkir air matang dan minum setelah makan.

9. Susu Dingin

Bagi mereka yang tidak toleran terhadap laktosa, susu dapat membantu menstabilkan asam lambung di lambung.

Susu kaya akan kalsium, yang mencegah penumpukan asam di lambung.

10. Cuka Sari Apel

Campurkan 1-2 sendok teh cuka sari apel mentah tanpa filter ke dalam secangkir air dan minumlah sekali atau dua kali sehari.

Anda juga bisa minum satu sendok makan cuka sari apel lalu minum segelas air.

Hindari 6 Kesalahan

1. Jadwal Makan Malam yang Tidak Teratur

Salah satu aktivitas yang tidak kita sadari dapat menjadi penyebab asam lambung naik yaitu pola makan tidak teratur, khususnya di malam hari.

Hal ini disebabkan karena setelah makan, Anda tidak menyediakan cukup waktu untuk tubuh mencerna makanan dengan langsung tidur.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi asam lambung yang naik, sebaiknya hindari makan dua jam sebelum tidur.

Selain itu, makanlah secara teratur agar lambung dapat bekerja dengan baik untuk mencerna makanan yang dikonsumsi sesuai waktunya.

2. Menjalani Gaya Hidup yang Tidak Sehat

Kebiasaan menjalani gaya hidup tidak sehat juga dapat mempengaruhi gejala asam lambung naik.

Mulai dari kebiasaan merokok, minum-minuman beralkohol, kopi, hingga minuman bersoda.

Jika tetap dilakukan secara berlebihan akan memicu asam lambung menjadi sering naik.

3. Tidak Mengontrol Jumlah Makanan yang Dikonsumsi

Penyebab asam lambung naik tidak hanya disebabkan oleh telat makan, namun, kekenyangan juga akan menyebabkan hal yang sama.

Semakin banyak Anda makan, produksi asam lambung pun akan diproduksi lebih banyak, sehingga semakin besar kemungkinannya untuk naik.

4. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas

Ketika seseorang mengalami obesitas maka lemak perut yang berlebih mengakibatkan tekanan pada area perut sehingga berisiko terjadinya GERD dan asam lambung naik.

5. Makan Cemilan Sebelum Tidur

Faktanya tidak menjadi masalah apabila ngemil sebelum waktu tidur asalkan porsinya tidak berlebihan.

6. Konsumsi Makanan Pedas dan Asam

Makanan pedas, asam dan berlemak dapat memicu produksi asam pada lambung.

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang menjadi penyebab asam lambung naik sehingga harus dihindari.

Selain mencegah penyakit asam lambung naik dengan menjaga gaya hidup yang lebih baik.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved