Lantik Direktur Akper Dharma Insan, Uskup Tegaskan Misi Pendidikan Katolik Harus Ditangani Serius
Pelantikan Direktur Akper Dharma Insan dan Akbid St Benedicta dilaksanakan di Gedung Akper dan Akbid yang dihadiri segenap pengurus yayasan
Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
Citizen Reporter
Oleh: Samuel | Staf Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Pontianak (KAP)
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Orang yang bekerja di dalam lembaga misi pendidikan milik Keuskupan Agung Pontianak harus serius dan mampu melihat kemungkinan perkembangan zaman.
Hal ini diungkapkan Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus dalam sambutannya di Pelantikan Direktur Akper Dharma Insan dan Akbid St Benedicta pada, Senin 21 Juni 2021.
Pelantikan Direktur Akper Dharma Insan dan Akbid St Benedicta dilaksanakan di Gedung Akper dan Akbid yang dihadiri segenap pengurus yayasan dan imam yang bertugas dalam misi Pendidikan itu.
Acara tersebut dimulai pukul 10.00 WIB, didahului dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa pembukaan yang dibawakan oleh RP Mingdry Hanafi Tjipto OP dan dilanjutkan pembukaan sidang senat terbuka.
Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan dan dilanjutkan dengan pelantikan direksi Akper Dharma Insan dan Direksi Akbid Santa Benedicta untuk masa bakti 2021-2022.
Adapun yang dilantik yakni Ns Florensius Andri MKep sebagai Direktur Akper Dharma Insan, Ns Lydia Moji Lautan MKep sebagai WK I, Ns Eben Haezer Kristian MKep sebagai WK II dan Ns Usu Sius SKep MBiomed sebagai WK III.
Sedangkan untuk kepengurusan Akbid yaitu, Trivina SST MKes sebagai Direktur Akbid St Benedicta, Agnes Dwiana Widi Astuti SSiT MKes sebagai WK I, Tri Maharani SST MKM sebagai WK II dan Efrosina Ludovika Kalista SST MKM sebagai WK III.
Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, mengucapkan selamat kepada pengurus direksi baru untuk Akper Dharma Insan dan Akbid St Benedicta dan sekaligus berterima kasih kepada pengurus yang lama karena paling tidak sudah pernah mengambil andil dalam kepengurusan dan perkembangan pendidikan selama ini.
Dalam sambutannya, Mgr Agustinus Agus mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh ketua yayasan.
“Jangan menoleh ke belakang, ke depan kita harus berani berubah, berani mengambil langkah-langkah yang tidak biasa. Karena yang kita hadapi ini sudah tidak biasa lagi. Maka jika kita mengambil langkah yang biasa lagi maka kita akan ketinggalan,” kata Uskup Agustinus.
Mgr Agustinus Agus mengungkapkan bahwa hati nya sungguh ada untuk Akper dan Akbid selaras dengan mimpinya bahwa anak kampung pun bisa mendapatkan pendidikan yang layak.
“Saya tidak mau kembali pada politik masa lalu,” lanjut Uskup. “Tolong mari kita bangkit bersama. Berani berubah dan berani mengambil langkah-langkah yang luar biasa. Agar eksistensi Akper dan Akbid sungguh-sungguh dirasakan semua orang.”
Iman Katolik Jadi Inspirasi
Mgr Agustinus Agus juga mengungkapkan bahwa seluruh karya gereja dimanapun ia berada, harus mengedepankan kepentingan orang banyak. Akper dan Akbid ini jelas milik Katolik dengan nuansa Katolik yang dikelola oleh Keuskupan Agung Pontianak melalui Yayasan Landak Bersatu.
“Dan iman Katolik harus menjadi inspirasi dan kita harus melaksanakannya terutama pelayanan untuk kepentingan orang banyak tetap menjadi fokus utama dan harus kita kedepankan,” lanjut Uskup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/direksi-dharma-insan.jpg)