Buah Kemukus Mampu Melawan Kanker, Ini 6 Manfaat Ajaib Buah Kemukus
Kemukus sering dijual dalam bentuk buah kering yang masih memiliki tangkai, sehingga sering disebut sebagai merica berekor (tailed pepper).
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Kemukus tetap aktif digunakan dalam Ayurveda hingga kini sebagai penekan batuk untuk bronkitis ringan, batuk yang mengganggu, dan umumnya untuk mengatasi gejala pernapasan.
Senyawa piperine, yang ditemukan pada kemukus, banyak digunakan dalam berbagai sirup obat batuk herbal karena sifat antitusif (menekan batuk) dan kemampuannya melegakan jalur pernapasan yang terbukti manjur.
Bahkan juga dapat dimanfaatkan untuk penderita asma.
Buah kemukus yang belum matang dan kering digunakan untuk pengobatan batuk, bronkitis, sinusitis, radang tenggorokan dan infeksi genito-kemih, pencernaan yang buruk dan disentri amuba.
• BUAH-buahan Ini Obat Jitu Sembuhkan Batuk Pilek dan Flu
- Melawan Parasit
Cubebin menunjukkan aktivitas menarik melawan Trypanosoma cruzi, parasit yang bertanggung jawab atas penyakit Chagas, penyakit protozoa yang menyerang sekitar 10 juta orang di Amerika Latin.
Ada penurunan jumlah parasit yang cukup besar pada hewan yang diobati dengan cubebin dibandingkan dengan kelompok yang tidak diobati.
Dibandingkan dengan kelompok yang diobati dengan benznidazol, kelompok yang diobati dengan lignan berhasil menunjukkan penurunan jumlah parasit yang lebih besar di semua organ yang dievaluasi.
Pemberian secara oral menunjukkan hasil yang lebih efektif.
- Melawan Kanker
Manfaat cubebin untuk pengobatan kanker telah diamati oleh beberapa peneliti terhadap beberapa kasus kanker yang berbeda seperti, kanker paru, kanker tenggorokan / karsinoma nasofaring, leukemia menahun, kanker serviks dan kanker usus besar.
Cubebin yang terdapat dalam kemukus dilaporkan memiliki aktivitas yang sangat baik terhadap beberapa garis sel kanker diatas, tetapi kurang efektif terhadap garis sel kanker lain.
• Pepaya dan Buah-buahan Ini Pelancar Haid, Obat Alami Bikin Haid Jadi Teratur
- Meredakan Peradangan (Antiinflamasi)
Sebuah penelitian oleh Perrazzo et.al menunjukkan bahwa semua pecahan senyawa dari ekstrak kemukus yang diperoleh dengan pelarut organik yang berbeda, menunjukkan tingkat penghambatan proses pembengkakan (edema).
Pecahan dari senyawa metilen klorida menunjukkan aksi antiinflamasi yang terbaik.
Senyawa tersebut diduga adalah cubebin yang digambarkan sebagai agen anti-inflamasi.
Selain itu, lignan yang ditemukan pada kemukus juga dilaporkan menurunkan tingkat proses pembengkakan pada tikus.
Mekanisme kerja cubebin tersebut mirip dengan yang diamati pada kebanyakan obat antiinflamasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/buah-kemukus-mampu-melawan-kanker-ini-6-manfaat-ajaib-buah-kemukus.jpg)