Breaking News:

Kecelakaan di Bundaran Untan

TERBARU Polisi Tetapkan Pengemudi Xenia Sebagai Tersangka Kasus Tabrakan Beruntun di Bundaran Untan

"Kita masih menunggu hasil laboratorium, karena sampel Laboratorium harus dikirim ke laboratorium yang ada di Jakarta,"Tuturnya.

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
YOUTUBE TRIBUN PONTIANAK
Kecelakaan beruntun di Jalan Ahmad Yani Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) tepatnya di kawasan Bundaran Untan, Selasa 15 Juni 2021 pagi WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polresta Pontianak telah menetapkan pengemudi dari mobil Xenia bernomor Polisi KB 1595 ME bernisial YB (31) sebagai tersangka atas kasus laka lantas beruntun di Bundaran Tugu Digulis Pontianak, Jalan Ahmad Yani Pontianak pada Senin 15 Juni 2021 pagi sebagai tersangka.

Pada kecelakaan beruntun itu, seorang wanita berinisial SH (44) yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia akibat cidera yang sangat parah akibat ditabrak YB yang saat itu mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Rio Sigal Hasibuan mengungkapkan bahwa YB telah melanggar pasal 310 ayat 4 Undang - Undang Lalu Lintas Jalan dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara.

"Pengemudi xenia sudah status menjadi tahanan Polresta Pontianak kota, sprin han sudah terbit, SPDP juga sudah dikirim ke kejaksaan,"ujar Kasat Lantas Polresta Pontianak.

Terkait hasil pemeriksaan terhadap YB apakah mengemudi dalam keadaan dibawah pengaruh alkohol atau tidak, dikatakan Sigal pihaknya masih menunggu hasil lab.

"Kita masih menunggu hasil laboratorium, karena sampel Laboratorium harus dikirim ke laboratorium yang ada di Jakarta," tuturnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, tepat di depan Kantin Digulis, / Lampu Merah Bundaran Digulis Pontianak, Senin 15 Juni 2021 pukul 06.00 WIB.

Kecelakaan Hingga Menyebabkan Meninggal Dunia di Bundaran Untan, Ini Kata Pengamat Hukum UPB

Akibat kecelakaan itu, satu orang pengendara sepeda motor berinisial SH (44) berjenis kelamin perempuan dinyatakan meninggal akibat luka parah.

Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Rio Sigal Hasibuan, menjelaskan, kecelakaan itu melibatkan 5 unit kendaraan, 3 unit kendaraan roda 4, dan 2 unit kendaraan roda 2.

Kendaraan pertama Mobil xenia dengan nomor polisi KB 1595 ME, lalu mobil Taksi sedan dengan nopol KB 1043 HH, Honda Vario KB 3866 OR, sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi KB 4076 XD, selain itu terdapat pula satu unit kendaraan roda 4 yang belum diketahui identitasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved