Breaking News:

Harisson Tegaskan Hasil Sampel yang Dikirim Untan ke Jakarta Belum Ditemukan Varian Virus Baru

Ia menegaskan lonajakan kasus yang terjadi di Kalbar bukan karena masuknya varian virus baru tapi sebenarnya murni dari kluster libur lebaran

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harrion saat ditemui di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis 25 Maret 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa Laboratorium Untan sudah mengirimkan sampel ke Jakarta untuk di analisis atau dilakukannya Genom Sequencing.

Dari sampel yang ditelah dikirim bahwa Menkes sudah memberikan jawaban terhada sampel yang telah dikirimkan Untan bahwa tidak ditemukan Varian mutasi virus yang menjadi perhatian atau variant of content.

“Jadi tidak terdapat mutasi dari variant of consent. Kita masih aman untuk itu pelaksanaan pengetatan dilakukan di Bandara dengan harus swab PCR yang terus dilaksanakan dan ditingkatkan maupun di PLBN,”jelasnya.

Harisson mengatakan melalui hal tersebut sebagai upaya untuk memfilter jangan sampai ada orang yang membawa virus misalnya dari varian Inggris dan India masuk ke Kalbar ataupun varian virus lainnya yang bisa menyebabkan angka keterjangkitan tinggi.

Satu Pasien di Ruang Isolasi Dinyatakan Negatif Corona, Berikut Penjelasan Kadiskes Harrison

Ia menegaskan lonajakan kasus yang terjadi di Kalbar bukan karena masuknya varian virus baru tapi sebenarnya murni dari kluster libur lebaran, wisata, silaturahmi lebaran dimana masyarakat tidak menerapkan prokes yang ketat.

“Kalau menurut Menkes bahwa varian of consent itu belum ditemukan di Kalbar,”ucapnya.

Antisipasi lainnya sekarang selain di Bandara juga dilakukan di jalur Darat antar Kalteng dan Ketapang, lalu Kalteng dan Melawi, serta tergadap PMI di PLBN yang masuk ke Kalbar harus melalui proses Karantina setelah PCR Negatif dua kali baru boleh pulang.

“Itu kita lakukan jangan sampai masuk varian virus mutasi baru ke Kalbar,”ucapnya.

Berdasarkan hasil Pemeriksaan sampel 15 Juni 2021 dengan total sampel yang diperiksa 750 orang.

Ditemukan kasus Konfirmasi Baru 121 orang ( 15 orang dirawat di Rumah sakit).

Kasus tersebut menyebar di Kota Pontianak : 25 orang, Bengkayang 5 orang, Kayong Utara 2 orang, Ketapang 1 orang, Kubu Raya 6 orang, Landak 18 orang, Mempawah 3 orang, Sambas 18 orang, Kota Singkawang 11 org, Sekadau 1 orang, Kapuas Hulu 2 orang, Sanggau 9 orang, Melawi 20 orang.

Lalu Konfirmasi Sembuh : 126 orang tersebar di Kota Pontianak 8 orang, Sanggau 6 orang, Sekadau 22 orang, Kubu Raya 5 orang, Ketapang 3 orang, Melawi 14 orang, Landak 12 orang, Bengkayang 11 orang Sambas 17 orang, Kota Singkawang 16 orang, Mempawah 12 orang.

Total Kasus Konfirmasi sampai 15 Juni 2021 di Kalbar mencalai 12.567 orang, Kasus aktif 838 orang (6.66%), Kasus Sembuh 11.607 orang (92,36%), Meninggal 122 orang ( 0,97% ). (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved