Breaking News:

Terapkan Pengetatan PPKM Mikro Guna Tekan Kasus Corona, Kapolresta Pontianak Harap Masyarakat Patuh

Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo menyampaikan, bahwa ruang ICU yang ada di sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Pontianak telah penuh

TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terjadi peningkatan kasus konfirmasi positif Covid 19 yang signifikan dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Pontianak memutuskan untuk melakukan pengetatan PPKM Skala Mikro.

Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo menyampaikan, bahwa ruang ICU yang ada di sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Pontianak telah penuh.

"Terakhir kami mendapat informasi bahwa ada 4 orang warga kota Pontianak yang meninggal dunia akibat Covid 19. Dan ini merupakan acuan kita, bahwasanya kita harus melakukan pengetatan PPKM skala Mikro," ujar Kombespol Leo, Rabu 9 Juni 2021.

Dukung PPKM Secara Ketat, Satarudin: Sanksi Langgar Prokes Harus Ditegakkan Secara Maksimal dan Adil

Oleh sebab itu, Pengetatan PPKM skala mikro akan diberlakukan mulai Senin pekan depan yakni 14 Juni 2021.

"Sejak kemarin Senin 7 Juni 2021, kita terus melakukan sosialisasi hingga Senin depan," jelas Leo.

Sesuai dengan peraturan gubernur Kalbar, pada pengetatan PPKM Mikro setiap pelaku usaha hanya diperbolehkan membuka tempat usahanya hingga pukul 21.00 WIB.

"Kami memberi toleransi hingga pukul 22.00 WIB, pukul 22.00 WIB harus tutup semua, tidak ada lagi pengumpulan masa,  sementara sementara untuk mobilisasi masyarakat masih tetap boleh tidak lockdown seperti dulu, sampai ada jam malam,"katanya.

Apabila terdapat pengusaha yang melanggar, maka pihaknya akan menyerahkan hal tersebut ke Pemerintah Kota Pontianak untuk diberikan sanksi administrasi, namun apabila tetap membandel maka sanksi pidana pun dapat diberikan sesuai dengan undang - undang kesehatan yang berlaku.

Polres Kubu Raya Telah Membentuk 12 PPKM Mikro Tingkat Desa Tujuh Kecamatan di Kubu Raya

Pada penerapan pengetatan PPKM Mikro, pihaknya akan melakukan patroli rutin ke seluruh wilayah Kota Pontianak untuk memastikan seluruh pihak mematuhi aturan yang telah ditetapkan, Untuk tempat usaha khususnya rumah makan, cafe dan sebagainya diwajibkan untuk mengurangi kapasitas menjadi 50%.

"Pelaksanaannya akan diberlakukan selama 14 hari. Sesuai arahan walikota, namun apabila belum maksimal dapat diperpanjang, namun kita berikan keleluasaan kepada pelaku usaha, tidak menutup seperti lockdown, akan kita berikan toleransi hingga waktu yang sudah ditentukan," ujarnya.

"Mari kita sama - sama mendukung kebijakan ini, karena seluruh lini memang terdampak Covid 19 ini," tutupnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved