Breaking News:

Seorang Wanita di Pontianak Jadi Otak Kasus Penggelapan Belasan Mobil Rental, Hasilnya untuk Narkoba

Dari pemeriksaan, VA tidak bekerja sendiri, dikarenakan ia tidak memiliki kemampuan untuk menjual, VA mengajak dua temannya berinisial TN dan FA untuk

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang wanita yang merupakan tersangka kasus penggelapan belasan mobil rental di Kalimantan Barat yang diamankan Ditreskrimum Polda Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Delapan tersangka penggelapan mobil rental diamankan oleh Direskrimum Polda Kalbar, pada awal Juni 2021, dari yabgna para tersangka petugas berhasil mengamankan 12 unit mobil dan 12 unit sepeda motor.

Dari 8 orang tersebut, 3 diantaranya yakni NA, VS, FA merupakan wanita, dimana NA dan VS diantaranya merupakan otak dibalik penggelapan banyak mobil di Kota Pontianak.

Pada konferensi pers di Mapolda Kalbar, Rabu 9 Juni 2021, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombespol Luthfie Sulistiawan dari hasil pemeriksaan VS telah menggelapkan sebanyak 12 unit mobil, dan saat pihak kepolisian baru berhasil mengamankan 4 unit mobil hasil kejahatan VA, 8 diantaranya masih dalam pencarian.

Dengan menggunakan kartu identitas palsu, VS berhasil memperdayai para korban selama dua tahun.

Oknum Guru PNS di Pontianak Jadi Tersangka Penggelapan 3 Mobil Rental, Ngaku untuk Kebutuhan Ekonomi

Dari pemeriksaan, VA tidak bekerja sendiri, dikarenakan ia tidak memiliki kemampuan untuk menjual, VA mengajak dua temannya berinisial TN dan FA untuk menjual mobil - mobil itu.

Dimana TN dan FA bertugas mencari orang yang mau membeli mobil - mobil itu, untuk mendapat pembeli dengan cepat, para tersangka menawarkan mobil itu jauh dibawah harga standar, yakni antara 25 juta hingga 60 juta rupiah.

"Hasil penjualan mobil itu, ternyata digunakan oleh VA untuk berfoya - foya di tempat hiburan malam serta membeli narkoba jenis sabu serta memenuhi gaya hidup mewahnya,"ungkap Kombepol Luthfie.

Atas perbuatannya, para tersangka itu akan dijerat dengan pasal 372 KUHP , Pasal 378 KUHP dan pasal 480 KUHP. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved