Breaking News:

Di Tengah Pandemi, Sekda Kalbar Harap Sektor Pariwisata Terus Melakukan Inovasi untuk Terus Bangkit

Dikatakannya, Pemerintah secara terus menerus berupaya menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya dukungan semua pihak terhadap pengembangan sektor kepa

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekda Kalbar Leysandri usai membuka cara Sosialisasi Sertifikasi Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan pada Usaha Pariwisata, di Hotel Orchardz Perdana Pontianak, Kamis 3 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.D, PONTIANAK - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A L Leysandri mengatakan bahwa Kalbar memiliki potensi wisata yang sangat besar.

Namun di masa pandemi Covid-19 ini, hampir seluruh sektor pariwisata mengalami dampak yang buruk.

Maka dari itu upaya untuk membangkitkan sektor pariwisata sangat diperlukan yang mana tentu perlu langkah-langkah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder.

Hal itu disampaikan saat membuka acara Sosialisasi Sertifikasi Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan pada Usaha Pariwisata, di Hotel Orchardz Perdana Pontianak, Kamis 3 Juni 2021.

"Kita berharap dengan adanya sosialisasi ini disetiap hotel ada sertifikasi. Karena sekarang memang eranya sudah seperti itu, termasuk pengelolaan pariwisata,”ujarnya, Jumat 4 Juni 2021.

Ia mengatakan memang perlu ada edukasi terus menerus kepada pengunjung tentang kebersihan lingkungan.

Dikatakannya, Pemerintah secara terus menerus berupaya menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya dukungan semua pihak terhadap pengembangan sektor kepariwisataan.

Baca juga: Gelar Saprahan Khatulistiwa, Upaya Bank Indonesia Dorong Pariwisata dan UMKM Kalbar Kembali Bangkit

Peningkatan kualitas pada jasa usaha pariwisata sangat memperhatikan protokol kesehatan.

Hal ini dilakukan agar pengelola usaha pariwisata dapat memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan yang tinggi akan produk.

"Kalau tempat wisata lingkungan bersih maka pengunjung akan merasa adanya ketenangan jiwa. Menjaga lingkungan bukan hanya pengelola, tetapi semua masyarakat yang berkunjung,”tegasnya.

Kalau di rusak dengan ketidakdisiplinan misalnya dengan corat coret, membuang sampah jiwa tidak akan bisa menikmati keasrian alam sekitarnya.

Sekda Leysandri mengatakan yang jadi tantsngan kedepan adalah bagaimana mengelola wisata yang selama ini belum disentuh.

“Itu pesan Pak Gubernur, ayo kita bagaimana berpikir lebih cepat ke depan melihat peluang-peluang yang ada, sehingga Kalbar ini tidak jadi daerah yang tidak enak dikunjungi, tapi menjadi daerah yang banyak objek-objek wisata yang dikenal sampai mancanegara,"pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved