Jembatan Gantung di Nanga Kiungkang Miring, Dinas PUPR Sekadau Sebut Masih Lakukan Peninjauan
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi sebut pihaknya akan segera lakukan pemantauan ke lokasi untuk dapat segera menentukan langkah pena
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Jembatan gantung yang merupakan akses penghubung antar desa di Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalbar miring dan tidak dapat digunakan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi sebut pihaknya akan segera lakukan pemantauan ke lokasi untuk dapat segera menentukan langkah penanganan.
"Untuk tindakan yang akan diambil kita belum memastikan, karena masih menunggu tim teknis dan konsultan untuk memantau ke lokasi tesebut," ujarnya.
Baca juga: Calon Peserta Rekrutmen CPNS dan PPPK di Sekadau Harap Rekrutmen Dapat Segera Dibuka
Akhmad Suryadi mengatakan, jika memang jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya, maka pihaknya akan berupaya mengusulkan perbaikan melalui dana tanggap darurat.
"Kalau jembatan gantung tersebut penting bagi masyarakat dan merupakan salah satu arus lalu lintas maka akan di usulkan melalu dana tanggap darurat," ujarnya.
Diketahui jembatan gantung itu dibangun saat Kabupaten Sekadau masih bergabung dengan Kabupaten Sanggau, dan dilakukan renovasi tahun 2012 oleh program PNPM. (*)
(Update Informasi Seputar Kabupaten Sekadau)