Matahari Tepat di Atas Kabah, Begini Cara Cek Ulang Arah Kiblat Solat Menurut BMKG

Penyesuaian dilakukan melalui laman http://jam.bmkg.go.id atau http://ntp.bmkg.go.id.Menurutnya, masyarakat dapat menyesuaikan jam yang digunakan deng

Editor: Nasaruddin
AFP
Suasana Solat Tarawih di depan Ka'bah komplek Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa 13 April 2021. 

Syarat dan Alat Mengecek Arah Kiblat

1. Wilayah Tertentu

Hanya masyarakat di wilayah Indonesia Bagian Barat dan Tengah yang dapat memanfaatkan fenomena matahari di atas Kabah untuk mengecek arah kiblat shalat.

Hal ini sesuai pernyataan Kepala Sub Bidang Analisis Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Suaidi Ahadi.

2. Waktu

Waktu puncak matahari berada di atas Ka’bah berlangsung pukul 16.18 WIB atau 17.18 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Pengecekan arah kiblat dapat dilakukan selama 5 menit sebelum dan sesudah waktu puncak tersebut.

Agar akurat, masyarakat harus mengecek waktu menggunakan jam atom BMKG yang dapat diakses di http://jam.bmkg.go.id atau http://ntp.bmkg.go.id. 

Baca juga: Syarat Daftar Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan S1 Semua Jurusan Login https://sscasn.bkn.go.id/

3. Sinar Matahari

Pastikan sinar matahari cerah dan tidak tertutup awan. Hal ini agar bayangan dapat terlihat jelas untuk mengecek arah kiblat.

4. Alat Mengecek Arah Kiblat

Masyarakat mesti menggunakan patokan benda yang berdiri tegak lurus, seperti tiang atau dinding. Bisa pula menggunakan lot atau bandul.  

Lalu, permukaan tanah atau lantai di sekitar harus betul-betul datar dan rata.

Kedua hal ini penting agar bayangan yang terbentuk akurat untuk mengecek arah kiblat shalat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved