Breaking News:

Selama Larangan Mudik, Petugas Gabungan Periksa Ratusan Pengendara di Perbatasan Kubu Raya

Sejumlah petugas gabungan yang melakukan penyekatan, khususnya bagi pengendara dari luar daerah yang masuk ke wilayah Kubu Raya.

TRIBUNPONTIANAK/Muzammilul Abrori
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu Tatang Rosyadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Sepanjang Operasional Posko Penyekatan Mudik Lebaran 2021, sejumlah petugas gabungan dari Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya dan Dinas Perhubungan serta stakeholder lainnya telah melakukan pemeriksaan terhadap 600 lebih kendaraan yang terindikasi melakukan mudik.

Hal itupun disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Kubu Raya, Iptu Tatang Rosyadi disela-sela penyekatan di Tugu Mayor Alianyang, Jalan Mayor Alianyang Desa Ambawang Kuala Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Senin 17 Mei 2021.

"Untuk data dari tanggal 6 Mei kemarin, sampai saat ini cukup banyak, sudah mencapai 600 kendraaan yang diperiksa," kata Iptu Tatang Rosyadi.

Baca juga: Pasca Libur Lebaran, Sejumlah PNS di Kubu Raya Jalani Tes GeNose C19

Sejumlah petugas gabungan yang melakukan penyekatan, khususnya bagi pengendara dari luar daerah yang masuk ke wilayah Kubu Raya.

Kendati demikian, ungkap Kasat Lantas itu untuk di Kabupaten Kubu Raya sendiri khususnya tidak terdapat pengendara yang dipaksa untuk memutar balik.

Hal itu, terlihat dari penyekatan yang dilakukan. Iptu Tatang katakan bahwa petugas tidak menemukan masyarakat yang melakukan mudik. Bahkan cenderung aman.

"Alhamdulillah diwilayah Kubu Raya ini termasuk aman. Dengan adanya imbauan pencegahan larangan mudik. Itu banyak masyarakat yang mengikuti, dan tidak ada pulang kampung," terangnya.

"Selain itu, disela-sela kami melakukan operasi masih adanya masyarakat yang menghindar operasi, dan melalui jalan lain. Namun dari pemeriksaan selama ini, alhamdulillah yang terindikasi ada memang satu dua pengendara. Tetapi saat kami lakukan pemeriksaan dilokasi dan melakukan pengecekan kembali dengan alat GeNose, alhamdulillah tidak ada masalah," sambungnya.

Selain itupula, saat ditanyai terkait perpanjangan masa waktu Operasi penyekatan arus balik Lebaran, Iptu Tatang pun membenarkan.

Baca juga: Pos Simpang Silat Hilir Kapuas Hulu Identifikasi Tiga Pelaku Perjalanan Terpapar Virus Corona

Kata dia, Operasi penyekatan arus balik Lebaran bakal diperpanjang hingga 24 Mei 2021 mendatang. Penyekatan itupun bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 usai libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Pelaksanaan operasi yang awalnya sampai dengan tanggal 17 Mei, sekarang ditambah sampai dengan tanggal 24 mei. Dalam hal ini dilihat dari perkembangan situasi masyarakat, dengan adanya penyekatan ini dengan tersendirinya mereka mengulurkan waktu mudiknya," sampainya.

"Dengan adanya itu, pemerintah mengadakan penambahan waktu dalam rangka pemeriksaan terhadap masyarakat yang disinyalir mengadakan arus mudik," lanjutnya. (*)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved