Breaking News:

Kapolresta Pontianak : Nekat Mudik Akan Diminta Balik

Ia menegaskan, bilamana saat razia terdapat warga yang akan melaksanakan Mudik, maka akan diminta untuk kembali.

TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo, Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19, Pemerintah telah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik di hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021.

Atas larangan Pemerintah tersebut, Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo menyampaikan pihaknya dari kepolisian akan melakukan razia di selumlah titik untuk mencegah warga mudik di hari raya, diantaranya di pintu masuk Kota Pontianak.

Penjagaan itupun akan dilakulan dalam 24 (dua puluh empat) jam.

Ia menegaskan, bilamana saat razia terdapat warga yang akan melaksanakan Mudik, maka akan diminta untuk kembali.

Baca juga: Tidak Boleh Mudik Dimulai Tanggal Berapa ? Cek Periode Larangan Mudik 2021 dan Contoh Surat SIKM

"kalau memang niatnya mudik, dan kedapatan saat razia maka akan kita kembalikan, apalagi bila Saat kita Rapid Tes Antigen hasilnya positif maka akan kita isolasi,"tegasnya di wawancarai Tribun Pontianak, Senin 3 Mei 2021.

Dalam mekanismenya, Kombepol Leo menjelaskan pihaknya akan selektif dalam menjaga batas kota, kendaraan pembawa logistik, bahan bakar akan menjadi prioritas utama bebas keluar dan masuk kota.

Sementara kendaraan pribadi akan dilakukan pemeriksaan.

Dari Polresta Pontianak, pihaknya akan menyiapkan 140 personel untuk melakukan pengamanan Mudik Idul Fitri, namun seluruh personel di jajaran Polresta Pontianak yang berjumlah 910 orang siap mendukung operasi.

"Sanksi bagi yang melanggar akan kita kembalikan Kerumah daerah masing - masing, agar kita melaksanakan Lebaran dirumah masing - masing," tegasnya. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved