Breaking News:

Siap Gelar Salat Id, Masjid Raya Mujahidin Pontianak Tunggu Putusan Menag

Rencana pelaksanaan salat tersebut akan digelar di halaman Masjid Raya Mujahidin untuk shaf jamaah laki-laki dan untuk di aula akan digunakan untuk ja

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Ribuan umat muslim melaksanakan salat Idul Fitri 1439 Hijriah, di Masjid Raya Mujahidin Kota Pontianak pada Jumat (15/6/2018) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Yayasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Dr. H. Sy Kamaruzaman menyampaikan, bahwa Masjid Raya Mujahidin Kota Pontianak Kalimantan Barat pada prinsipnya siap untuk melaksanakan shalat idul Fitri jika memang diperbolehkan oleh pemerintah.

Kesiapan tersebut disampaikannya mulai dari fasilitas penerapan protokol kesehatan covid-19, para petugas dan lainnya.

Salat Id rencana akan digelar pada 13 Mei 2021.

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini, untuk pagelaran shalat idul Fitri 1442 Hijriyah atau tahun 2021 Masehi, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan dari Kementerian agama.

"Pada prinsipnya Masjid Raya Mujahidin siap melaksanakan shalat Id dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19 secara ketat. Namun pada intinya hingga saat ini masih menunggu keputusan atau ketentuan dari Kementerian agama," ujarnya, Sabtu 1 Mei 2021.

"Kalau ada putusan boleh melaksanakan, maka kita siap laksanakan dengan Prokes, Jaga jarak itu pasti," ungkapnya.

Namun sejauh ini, untuk panitia pelaksana sebagai bentuk persiapan, ia menerangkan, bahwa sudah dibentuk panitia.

Bahkan petugas khusus untuk pelaksanaan shalat Id nantinya pun juga sudah dipersiapkan.

Dengan tema "Idul Fitri, Semangat Menebar Kedamaian" yang akan bertugas sebagai Khatib pada Salat Id di Masjid Raya Mujahidin nantinya adalah Ustadz. H. Atbah Romin Suhaili, Lc. MH, selaku Da'i asal Kabupaten Sambas alumnus Islamic University of Madinah Al Munawwarah (IUM) dan saat ini, Atbah juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Sambas.

Baca juga: Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah, Kapan Waktu Membacanya? Sebelum Makan atau Setelahnya?

Untuk imam salat Id Ustadz Ahmad, SQ, S.TH.I. Sedangkan untuk cadangan imam dan Khatib adalah Ustadz Sumardi.

Kemudian, Pembimbing Salat adalah H. Abu Nashor Anwar, BA dan Koordinator Takbir yakni H. Junaidi AR, SP

Rencana pelaksanaan salat tersebut akan digelar di halaman Masjid Raya Mujahidin untuk shaf jamaah laki-laki dan untuk di aula akan digunakan untuk jamaah perempuan.

"Namun kita masih melihat situasi dan kondisi, baik dari cuaca dan juga perkembangan covid-19. Karena sekarang kan sudah diberlakukan PPKM. Jadi kita tunggu keputusan dari Kementerian Agama. Hanya saja kita mempersiapkan semuanya, jika memang nantinya diperbolehkan melaksanakan Salat Id," jelasnya.

Selain itu, ia juga mengatakan, dari hasil rapat bersama pengurus maupun panitia pelaksanaan Salat Id di Masjid Raya Mujahidin Kota Pontianak, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19.

"Karena memang biasanya ada aturan khusus dari Kementerian Agama," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved