Breaking News:

Waspadai Penumpang Positif Covid-19 Polresta Siapkan Pos Pengamanan di Pelabuhan dan Ketatkan Prokes

Di Pelabuhan Dwikora Pontianak saat ini sudah tersedia satu loket pelayanan Rapid Test Antigen dan Antobodi dari RS Bhayangkara Pontianak yang beroper

TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Kapolresta Pontianak Kombespol Leo Joko Triwibowo. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah telah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik pada idul Fitri 2021 ini.

Pengetatan Pelarangan Mudik oleh Pemerintah telah dilakukan sejak 22 April 2021 lalu, sementara pelarangan Mudik dilaksanakan mulai 6 April 2021.

Kota Pontianak yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat merupakan jalur utama kedatangan masyarakat luar Kalbar menggunakan transportasi air.

Dari papan informasi di loket, Jadwal kapal penumpang dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero di Pelabuhan Dwikora Pontianak pada bulan April 2021 sebanyak 10 kali Kedatangan dan Keberangkatan, yang dimulai sejak tanggal 4 April hingga 28 April 2021 dengan 3 kapal, pertama KM Bukit Raya, kedua KM Lawit dan tiga KM Sabuk Nusantara.

Kemudian, pada bulan Mei 2021, terdapat dua jadwal keberangkatan yakni KM Bukit Raya pada hari Minggu 2 April 2021, lalu KM Lawit pada 3 April 2021.

Baca juga: Ancam Tahan Motor Pelaku Balap Liar Hingga Selesai Idul Fitri, Leo Joko : Biar Lebaran Jalan Kaki

Di Pelabuhan Dwikora Pontianak saat ini sudah tersedia satu loket pelayanan Rapid Test Antigen dan Antobodi dari RS Bhayangkara Pontianak yang beroperasional setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB.

Kapolresta Pontianak Komisaris Besar Polisi Leo Joko Triwibowo menyampaikan, khusus pelaksana pengamanan dan penegasan Protokol Covid 19 di Pelabuhan Dwikora pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak.

"Untuk penanganan akan di koordinasikan dengan Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Provinsi, dan kami akan mendirikan pos pengamanan di kawasan Pelabuhan, karena disana merupakan wilayah PT. Pelindo,"ujarnya.

Ia menegaskan, kepolisian akan turut serta dalam Pengawasan penerapan Protokol kesehatan di kawasan Pelabuhan Dwikora Pontianak.

"Penumpang kapal inikan berasal dari berbagai macam provinsi, dan ini betul - betul harus di waspadai, karena kita tidak tau bahwa dari provinsi asal warga ini masuk dalam Pandemi atau tidak,"tuturnya. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved