Breaking News:

Anggota Komplotan Pencuri Kabel di Pontianak Diringkus Polisi, 2 Lainnya Buron

Dari hasil penyelidikan petugas, keempat orang itulah yang menjadi pelaku pencurian kabel sepanjang 140 meter milik kolam renang.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas dan barang bukti yang diamankan petugas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Unit Reskrim Polsek Pontianak Selatan meringkus kompolotan maling pencuri kabel yang menggasak puluhan meter kabel di Kolam Renang JC Oevaang Oeray kota Pontianak.

Dua pria berinisial MN (35) alias Matmut dan SK (30) alias Adam di ciduk petugas kepolisian saat berada ditumahnya masing - masing tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii menyampaikan, selain dua pria yang sudah diamankan, petugas masih memburu dua tersangka lain yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang berinsiial AG dan YT.

Rully menjelaskan, pihaknya mendapat laporan pencurian tersebut pada Jumat 16 April 2021 pagi dari pihak pengurus kolam renang, pelapor menyampaikan bahwa 4 rol kabel induk panjang 100 meter, kabel genset sepanjang 40 meter, 1 unit mesin Air dan 1 buah aki merek Boss telah raib dicuri dengan total kerugian mencapai 30 juta rupiah.

Baca juga: Curi Handphone Juru Parkir, Seorang Ibu Rumah Tangga Diamankan Polisi

Dari hasil penyelidikan petugas, keempat orang itulah yang menjadi pelaku pencurian kabel sepanjang 140 meter milik kolam renang.

Mendapat informasi keberadaan pelaku, petugas langsung bergerak dan berhasil menangkap 2 dari 4 tersangka

Saat di introgasi, keduanya mengakui telah melakukan pencurian itu bersaman rekannya yang masih buron.

"Dua pelaku ini mengakui perbuatannya mencuri di kolam renang itu cara para masuk ke dalam lingkungan kolam renang melalui tembok belakang menggunakan tangga batang kelapa, dan setelah berhasil masuk, pelaku mengambil barang-barang, lalu keluar dari area kolam renang melalui tempat yang sama menggunakan tangga seluncuran yang ada kolam renang,"ujar AKP Rully, Kamis 29 April 2021.

Saat ini petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan memburu para tersangka lain yang terlibat.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved