Breaking News:

Pentingnya Cara Mengolah Tepung Saat Membuat Adonan Kue Kering Agar Tidak Keras, Ini Rahasianya!

Kategori yang paling umum mungkin adalah tepung terigu protein tinggi, tepung terigu protein sedang atau tepung terigu serbaguna, dan tepung terigu

The Spruce
Ilustrasi tepung jagung. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Tepung terigu jadi bahan utama untuk membuat aneka resep kue kering.

Tepung terigu banyak jenisnya, ada berbagai merek dengan jenis yang berbeda.

Kategori yang paling umum mungkin adalah tepung terigu protein tinggi, tepung terigu protein sedang atau tepung terigu serbaguna, dan tepung terigu protein rendah.

Lantas jenis tepung terigu apa yang paling tepat untuk membuat kue kering?

Menurut Head Pastry Chef Beau Bakery Arief Maulana Ikhsan, ia merekomendasikan penggunaan tepung terigu protein rendah untuk membuat kue kering.

Baca juga: Akademisi Magister Manajemen dan Bisnis UNTAN Bantu Petani olah Pisang Jadi Tepung

“Protein yang di tepung itu akan menghasilkan gluten. Semakin tinggi protein akan menyebabkan cookies semakin keras,” kata Arief dilansir Kompas.com, Selasa 27 April 2021. 

Sebaliknya, Arief menyebutkan semakin rendah gluten tepung terigu maka semakin crunchy (renyah) kue kering.

Biasanya, tepung terigu protein tinggi digunakan untuk makanan yang membutuhkan struktur atau kekokohan tertentu, misalnya mi, donat, atau roti.

Seperti tertera dalam berita Kompas.com, tepung terigu protein tinggi mengandung sekitar 11–13 persen protein. Protein yang tinggi pada tepung akan memproduksi banyak gluten.

Gluten adalah helaian benang yang memberikan adonan roti kelenturan dan elastisitas sehingga roti yang dipanggang akan memiliki karakteristik lunak ketika dikunyah.

Baca juga: PROMO ALFAMART Hari Ini 26 April 2021, Paket Ramadan Hemat Diskon Tepung Terigu Gula hingga Minuman

Sementara tepung terigu protein sedang atau sering juga disebut tepung terigu serbaguna bisa digunakan untuk banyak hal. Bisa juga dibuat roti, bolu, cake, bahkan untuk kue kering.

Tepung terigu serbaguna ini bisa jadi alternatif penggunaan tepung untuk kue kering jika memang tidak memiliki tepung terigu protein rendah.

“Kalau tepung sedang itu serbaguna, dia bisa sih roti dan cookies. Bolu-bolu itu direkomendasikan, cookies juga bisa. Tapi ya lebih direkomendasikan (tepung terigu protein) rendah,” papar Arief.

Tepung terigu protein sedang punya kandungan protein sekitar 9 – 11 persen. Sementara tepung terigu protein rendah punya kadar protein sekitar sembilan persen.

Baca juga: Disperindag Kalbar Latih IKM Kapuas Hulu Racik Olahan Tepung Mocaf

Hampir tak ada perbedaan visual antara kue kering yang menggunakan tepung terigu protein sedang ataupun rendah.

Hanya saja jika dimakan hasil dari kue kering tepung terigu protein rendah akan terasa lebih padat.

 Tambah tepung maizena

Dalam beberapa resep bahkan kue kering ada yang ditambah lagi dengan tepung maizena. Misalnya, untuk nastar dan putri salju.

Tepung maizena yang merupakan pati jagung bisa semakin mengikis jumlah protein dalam terigu. Membuat protein hampir habis, sehingga tidak akan ada gluten yang terbentuk.

“Makanya nastar itu kayak melt gitu di mulut. Itu akibat dari protein yang semakin rendah," jelas Arief.
"Putri salju juga, pakai maizena dan kacang-kacangan karena tidak mengandung gluten,” pungkasnya. (*)

Baca juga: TIPS Bikin Wajah Glowing Alami, Oleskan Tepung Jagung Selama 15 Menit, Begini Cara Membuatnya!

Editor: Maudy Asri Gita Utami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved