Gelar Buka Puasa Bersama, PWNU Kalbar Titip Pesan Kepada DPW PKB

"Antara NU dan PKB, PKB lahir itu karena NU. Tapi perlu diingat, bahwa NU didirikan kyai-kyai pondok pesantren, maka dari itu kita minta agar politisi

TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Acara buka puasa bersama antara PWNU dan PKB Kalbar di kantor PWNU Kalbar, Jalan Veteran Kota Pontianak, Minggu 25 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalbar berharap agar pengurus dan anggota Dewan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalbar untuk dapat menyambangi kyai-kyai pondok pesantren.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris PWNU Kalbar, H Hasyim Hadrawi saat acara buka puasa bersama PKB di kantor PWNU Kalbar, Jalan Veteran Kota Pontianak, Minggu 25 April 2021.

Acara ini dihadiri Rois Suriyah PWNU Kalbar KH. Syahrul Yadi, Plh, Ketua PWNU Provinsi Kalbar KH. Kahrudin, Mustasyar PWNU Kalbar, Thamrin Usman dan sejumlah jajaran.

"Alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi antara PWNU dan PKB, memang secara kelembagaan kita belum terlalu bersinergi, namun secara pribadi kita selalu bersama-sama," kata Hasyim.

"Antara NU dan PKB, PKB lahir itu karena NU. Tapi perlu diingat, bahwa NU didirikan kyai-kyai pondok pesantren, maka dari itu kita minta agar politisi PKB menyapa kyai-kyai ponpes NU," pesannya.

Baca juga: PKB Kalbar Harap Aron-Subandrio Membangun Sekadau Secara Lahir dan Batin

Ditempat yang sama, Mustasyar PWNU Kalbar, Thamrin Usman mengingatkan pentingnya terus menjaga silaturahmi.

"Satu hal yang perlu terus kita tumbuh kembangkan, silaturahmi kita. Silaturahmi perlu terus kita tingkatkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalbar, Mulyadi Tawik mengatakan jika buka puasa ini momen silaturahmi antara PKB sebagai anak kepada orang tuanya yakni NU.

"Saya mohon maaf, mungkin selama kepengurusan saya di PKB Kalbar, selama tiga periode baru ini buka puasa bersama," ujarnya.

Acara buka puasa bersama antara PWNU dan PKB Kalbar di kantor PWNU Kalbar, Jalan Veteran Kota Pontianak, Minggu 25 April 2021.
Acara buka puasa bersama antara PWNU dan PKB Kalbar di kantor PWNU Kalbar, Jalan Veteran Kota Pontianak, Minggu 25 April 2021. (TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA)

Selaku Ketua DPW PKB Kalbar, Mulyadi pun memaparkan hasil kinerjanya selama ini.

Dijelas Bang Mul, sapaan akrabnya, pada saat masuk periode pertama posisi PKB Kabupaten Kota 11 kursi, ditingkat Provinsi 0 dan juga RI.

Kemudian diperiode kedua sudah ada puluhan kursi Kabupaten Kota, ada di Provinsi dan 1 di RI, Daniel Johan.

Untuk periode ketiga juga ada peningkatan. Dan untuk itu pihaknya terus melakukan perbaikan dan perombakan.

"Gus AMI memuji DPW Kalbar karena terus mengalami peningkatan. Kita di Kalbar, tinggal mencari bagaimana PKB, warga NU jangan hanya ikut-ikut saja, kita sudah ada lima kursi. Tinggal kita cari dua kursi lagi (untuk pilkada, red). Karena memang dari Ketum Gus AMI, kita jangan jadi penonton, kita harus ada perahu dan harus mempersiapkan," kata Mulyadi.

Terlebih, menurut Mulyadi, di Kalbar ditataran partai islam dan nasionalis, PKB ditataran utama.

Lebih lanjut, dipaparkannya pula terkait hasil munas alim ulama disoroti beberapa hal. Diantaranya ialah terkait pendidikan.

Dikatakannya, pemerintah harus maksimal memberikan perhatian pondok pesantren. Karena saat pandemi pesantren pendidikannya tetap berjalan, yang diluar tidak bisa masuk, dan masuk tidak bisa keluar, sehingga covid 19 tidak bisa masuk.

Begitu juga terkait dengan pertanian. Dikatakan Mulyadi, hal ini karena satu diantara cara mempertahankan ekonomi masyarakat dimasa pandemi.

Selain itu juga disoroti terkait teroris, menjadi perhatian alim ulama. Bagaimana mencegah teroris tidak mengatasnamakan Islam dan ponpes. Diantaranya lain, ujar Mulyadi, tentu juga hal lain terkait hidup bermasyarakat. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved