Komunitas Lapak Baca Marai Melawi Hidupkan Literasi Membaca Masyarakat 

Pemilihan waktu tersebut berangkat dari alasan ingin menghadirkan sesuatu yang mungkin bisa merefreshkan pikiran masyarakat dari hiruk- pikuk Pilkada

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana saat Komunitas Lapak Baca Marai Melawi melapak buku di Bundaran Tugu Naruto Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. 

Komunitas Lapak Baca Marai juga mempunyai misi untuk Menghadirkan buku bacaan yang layak bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Lalu ingin membangkitkan gairah literasi masyarakat dengan kegiatan-kegiatan keliterasian.

Adapun program dari Lapak Baca Marai yakni Melapak buku, Kurasi (Diskusi Kolaborasi) yang akan berlangsung hari minggu besok, hasil kolaborasi dengan Warkop Literasi. 

“Saat ini kita baru ada 3 program. Kami juga berkeinginan bisa berkunjung ke desa-desa dan menginginkan  desa menjadi pioneer membumikan literasi, khususnya membaca dan bercerita,”ujarnya.

Dei mengatakan ada awal tahun kemarin, Lapak Baca Marai sudah mengikuti pitch deck di acara Sustainability Management Awards 2021 sebagai perwakilan komunitas sosial. Meskipun belum beruntung untuk menang, setidaknya sudah berani tampil dengan program yang telah dijalankan sampai saat ini. 

“Kedepan kami akan mengajak dinas terkait untuk berkolaborasi untuk merealisasikan membentuk ekosistem literasi,”ucapnya. 

Melapak buku bacaan gratis menjadi program unggulan saat ini untuk masyarakat. Selain it  juga dihadirkan pula buku mewarnai yang bisa diberdayakan anak-anak untuk belajar mewarnai. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved