Breaking News:

Kabar Reshuffle Kabinet 2021 Hari Ini 5 Menteri dan 1 Kepala Badan Dirombak Presiden Jokowi Besok

Kabarnya ada 5 menteri dan 1 kepala badan yang akan dirombak. Perombakan kabinet Presiden Jokowi diisukan terjadi pada Rabu 21 April 2021, tepat pada

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Bisniscom
Ilustrasi - Kabar Reshuffle Kabinet 2021 Hari Ini 5 Menteri dan 1 Kepala Badan Dirombak Presiden Jokowi Besok. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Reshuffle kabinet Presiden Jokowi diisukan akan segera dilakukan.

Perombakan kabinet Presiden Jokowi diisukan terjadi pada Rabu 21 April 2021, tepat pada peringatan Hari Kartini.

Kabarnya ada 5 menteri dan 1 kepala badan yang akan dirombak.

Pengamat Politik M Qodari mengungkapkan analisisnya.

Ia meyakini akan ada yang diganti dan digeser.

Siapa saja sosok menteri dan kepala badan dalam kabinet Presiden Jokowi yang harus diganti atau digeser?
Mengapa mereka harus diganti atau digeser oleh Presiden Jokowi?
Dirangkum dari tribunnews.com, berikut sosok menteri dan kepala badan yang akan diganti atau digeser dalam kabinet Presiden Jokowi:

1. Mendikbud Nadiem Makarim

Nama Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Nadiem Makarim santer terdengar akan diganti Jokowi.

Pasalnya kini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah dilebur dengan Kementerian Riset dan Teknologi.

"Hari ini dikatakan bahwa misalnya Menristek tidak ada lagi karena digabung Kemendikbud. Kalau soal hukum Kemensos dan KKP seperti  yang lalu diganti dengan  wajah baru karena menterinya ada msalah hukum. Kalau sekarang ini karena pembentukan kementerian Ristek digabung Kemendikbud. Apalagi sering pro dan kontra," kata M Qodari.

Siapa sosok pengganti Nadiem pun mulai muncul.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021). Nadiem Makarim mengungkapkan, baru 15 persen sekolah di Indonesia yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat. Tribunnews/Jeprima
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021). Nadiem Makarim mengungkapkan, baru 15 persen sekolah di Indonesia yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved