Breaking News:

PLN Siagakan 1.453 Petugas Guna Amankan Pasokan Listrik Jelang Ramadan dan Idul Fitri

Terutama untuk tidak bermain layang-layang dengan menggunakan tali kawat, karena dapat menyebabkan gangguan listrik.

Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/NINA SORAYA
General Manager PLN Kalbar Ari Dartomo saat memberikan pemaparan di acara Temu Media, Minggu 11 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ramadan akan tiba yang diperkirakan akan dimulai pada Selasa 13 April 2021 besok.

Dalam rangka mengamankan keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, PLN Kalbar mensiagakan 1.453 Petugas Teknik.

Petugas ini akan stand by selama 24 jam di 29 posko siaga dan 110 lokasi prioritas tempat-tempat ibadah umat Muslim.

Personel Polsek Pontianak Utara Dampingi Petugas PLN Tertibkan Pelanggan Menunggak

"Upaya ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah saudara-saudara kita saat Ramadhan serta perayaan Idul Fitri 1442 H," ungkap Ari Dartomo, General Manager PLN Kalbar, dalam kegiatan Temu Wartawan yang dilaksanakan pada Minggu 11 April 2021. 

Tingkatkan Produktivitas Produk, PLN Peduli Bantu UMKM Kantongi Sertifikat Halal

Untuk menunjang pekerjaan petugas diseluruh unit-unit layanan, PLN Kalbar juga telah mensiagakan 54 unit kendaraan roda empat, 206 unit kendaraan roda dua.

masing-masing 1 unit mobil crane dan truk, 26 unit genset, 17 unit gardu bergerak, dan 1 UPS yang siap bergerak dengan cepat jika sewaktu-waktu diperlukan.

Sementara untuk mendukung proses pendistribusian energi listrik, PLN UP2D Kalbar juga telah membentuk 1 posko siaga dengan mengerahkan masing-masing 12 orang petugas Dispatcher dan petugas siaga PLN.

Petugas PLN Gerak Cepat Pulihkan Pasokan Listrik di Ketapang

Saat ini kondisi sistem kelistrikan di Kalbar baik yang isolated maupun sistem interkoneksi Khatulistiwa dalam kondisi yang sangat kondusif,.

Di mana total daya mampu pembangkit sebesar 655,66 MW, sementara beban puncak tertinggi sebesar 460,601 MW.

Diakuinya, upaya preventif untuk menekan potensi gangguan listrik telah dilakukan oleh seluruh unit-unit layanan jauh sebelum Ramadan.

Masjid At-Taqwa Diresmikan, Rudi: Kado Istimewa Menjelang Ramadan

Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan pemeliharaan dan perawatan mesin pembangkit, melaksanakan pemangkasan pohon di seluruh unit layanan.

Dengan tingkat gangguan yang cukup tinggi, serta melaksanakan gelar pasukan dan peralatan untuk memastikan kesiapan petugas dalam mengamankan keandalan pasokan listrik.

70 Persen Gangguan Listrik Karena Layangan, PLN Ajak Jaga Objek Vital Kelistrikan

"Kami berharap partisipasi masyarakat secara bersama-sama dalam menjaga keandalan pasokan listrik demi menjaga kekhusyukan kita dalam beribadah," kata Ari.

Terutama untuk tidak bermain layang-layang dengan menggunakan tali kawat, karena dapat menyebabkan gangguan listrik.

"Sehingga upaya yang telah kami lakukan akan menjadi sia-sia," pungkas Ari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved